Uber Diperingatkan | suaramerdeka.com

Kamis , 25 Mei 2017

Home » SmCetak » Uber Diperingatkan

Uber Diperingatkan

Langgar Aturan

20 Mei 2017 0:11 WIB Category: SmCetak, Solo Metro A+ / A-
SM/Yusuf Gunawan DI BALAI KOTA: Berbagai taksi konvensional diparkir di halaman Balai Kota Surakarta, kemarin, sebagai protes keberadaan taksi uber (37)

SM/Yusuf Gunawan
DI BALAI KOTA: Berbagai taksi konvensional diparkir di halaman Balai Kota Surakarta, kemarin, sebagai protes keberadaan taksi uber (37)

SOLO- Pemkot Surakarta mengaku sudah memperingatkan pengelola taksi berbasis aplikasi online, Uber, lantaran dinilai melanggar sejumlah aturan.

”Pekan lalu kami mengirim surat peringatan pertama kepada penyedia layanan Uber. Kami sampaikan, bahwa pengelola Uber harus mematuhi aturan yang berlaku sebelum beroperasi,” ungkap Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Hari Prihatno, kemarin. Peringatan itu dilayangkan kepada pengelola koperasi yang digandeng Uber, dalam sosialisasi dan perekrutan calon pengemudi di eks Karesidenan Surakarta.

”Dari segi perizinan, Uber jelas salah. Mereka menggunakan koperasi untuk mengumpulkan mobil rental sebagai armada.” Hari menegaskan, Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 26/2017 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang Dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek, sudah mengatur kewajiban perusahaan taksi. Di antaranya memiliki bengkel, kendaraan sudah diuji KIR sebelum beroperasi, serta memiliki garasi.

”Sampai sekarang Uber belum memenuhi syarat itu. Seharusnya pengelola Uber bekerjasama dengan pengelola taksi konvensional, yang sudah memenuhi syarat-syarat tersebut. Lagi pula izin operasional taksi yang diterbitkan Pemprov Jateng juga belum mereka kantongi,” tandas Hari.

Peringatan Kedua

Pemkot bahkan berencana melayangkan peringatan kedua, lantaran hingga kini masih beroperasi. Kemungkinan peringatan lanjutan itu dikirimkan pekan depan. ”Sampai sekarang kami terus berkoordinasi dengan aparat kepolisian, mengenai penindakan (taksi Uber) di lapangan. Kami juga sedang mengkaji format hukum seperti apa, karena Satlantas masih perlu memastikan pasal apa saja yang dilanggar (pengelola Uber),” papar Hari.

Diberitakan sebelumnya, pengemudi taksi konvensional berunjuk rasa di Balai Kota Surakarta guna menolak operasional taksi Uber. Pengemudi bahkan mengancam menggelar sweeping terhadap taksi online dan demonstrasi lanjutan, seandainya Pemkot tidak tegas dalam menyikapi keberadaan angkutan tersebut.

Uber diketahui membuka pendaftaran calon pengemudi mulai 8- 12 Mei, dan beroperasi sejak pekan lalu. Koperasi Jasa Trans Usaha Bersama (KJTUB) yang berlokasi di Sukoharjo, menjadi mitra operator taksi online tersebut. Nurul Khawari, Ketua KJTUB tidak menampik soal adanya surat peringatan dari Pemkot. Namun ia enggan berkomentar lebih lanjut soal itu.

Adapun dalam pernyataan tertulis Uber dan KJTUB yang diterima wartawan, pengelola layanan taksi onlinetersebut mengklaim, kehadiran Uber dimaksudkan untuk menghadirkan lebih banyak pilihan mobilitas yang aman, andal dan nyaman bagi pengguna transportasi umum. (H73-37)

Comments

comments

Uber Diperingatkan Reviewed by on . [caption id="attachment_601687" align="alignleft" width="300"] SM/Yusuf GunawanDI BALAI KOTA: Berbagai taksi konvensional diparkir di halaman Balai Kota Surakar [caption id="attachment_601687" align="alignleft" width="300"] SM/Yusuf GunawanDI BALAI KOTA: Berbagai taksi konvensional diparkir di halaman Balai Kota Surakar Rating: 0
scroll to top