Tak Berhenti Berprestasi | suaramerdeka.com

Jumat , 28 Juli 2017

Home » SmCetak » Tak Berhenti Berprestasi

Tak Berhenti Berprestasi

CEN KONDHANG

19 Mei 2017 1:15 WIB Category: SmCetak, Suara Kedu A+ / A-

PRIA satu ini dikenal sebagai tokoh pemberdaya masyarakat yang seolah tak berhenti berprestasi. Namanya Sukamsi, warga Desa Karangduwur RT03 RW 04, Kecamatan Ayah, di ujung pantai selatan Kebumen. Pada 2016 lalu, pria kelahiran 25 April 1973 ini dinyatakan sebagai Juara I Tokoh Inspiratif oleh BNPB. Itu karena aktivitasnya yang kerap menggerakkan warga masyarakat agar siap siaga menghadapi bencana. Dia pun diakui sebagai tokoh yang mendorong warga di kawasan Kebumen selatan, khususnya pantai Ayah, tangguh terhadap bencana. Masih pada 2016, Sukamsi juga menyabet penghargaan tokoh perintis lingkungan dan menyabet penghargaan Kalpataru tingkat Provinsi Jateng.

Apalagi sejak awal Sukamsi memang menjadi perintis berdirinya Kelompok Peduli Lingkungan (KPL) Pantai Selatan. Bahkan aktivitasnya juga ikut mengembangkan tanaman bakau di muara Sungai Bodo di utara Pantai Logending. Kini kawasan tersebut menjadi salah satu hutan mangrove terbaik di Jateng. Sukamsi juga dikenal sebagai tokoh lingkungan karena aktivitasnya menyelamatkan hutan jati di Kecamatan Ayah. Mengenai hal itu, lelaki penggiat taruna siaga bencana (Tanaga) BPBD Kebumen itu mengakui, ketika duduk di kelas satu SD, ayahnya mengajak dia ke kawasan hutan jati. Sang ayah menanamkan kepada dia agar suka pada pohon jati dan dipesan bila telah dewasa jangan suka menebang pohon jati karena bisa merusak lingkungan.

Sukamsi juga dikenal sebagai orang yang peduli pada gelandangan. Jiwa sosial itu bermula ketika 2003 dia yang kerap dilatih kegiatan sosial bertemu Imam Mursidi, alumnus IAINU Walisongo Semarang. Dia lalu terpanggil menampung anak yatim. Bahkan belakangan juga merangkul anak jalanan di sekitar Stasiun Kereta Api Gombong.

Dari aktivitasnya itu dia makin tertarik untuk ikut mengentaskan penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS). Dia yang semula menjadi karyawan koperasi nelayan “Mina Pawurni” Ayah akhirnya rela keluar dan lebih aktif sebagai pendamping gelandangan. Para anak jalanan itu kemudian dia ajak peduli lingkungan. Diawali dengan menanam bakau di muara Kali Bodo Kecamatan Ayah. Pada 2007 dan 2008 terjadi masa paceklik ikan di pantai selatan. Itu lantaran terjadinya tsunami kecil yang melanda Pantai Logending dan sekitarnya.

Pengunjung wisata pun merosot. Dia lalu mengajak anak jalanan mencari kepiting di kawasan hutan bakau muara Kalibodo sembari merawat tanaman tersebut. Lama kelamaan tanaman bakau tumbuh besar dan ternyata juga menjadi tempat habitat kepiting. Bahkan tanaman bakau sekaligus menjadi pengaman ombak laut jika sewaktu-waktu terjadi tsunami. Sukamsi pada 2017 ini meraih PWI Kebumen Award sebagai tokoh pemberdaya masyarakat.

Dia masih tetap getol memberdayakan masyarakat. Kini perhatian dia pada pariwisata desa. Beberapa objek wisata baru di kawasan hutan dan pantai Kecamatan Ayah terus dia rintis dan kembangkan bersama warga. Mulai wisata alam puncak bukit, wisata pantai dan panorama pegunungan di Desa Srati, Karanduwur, Argopeni, Pasir dan Kalipoh Kecamatan Ayah dan Karangbolong Kecamatan Buayan. (Komper Wardopo-43)

Comments

comments

Tak Berhenti Berprestasi Reviewed by on . PRIA satu ini dikenal sebagai tokoh pemberdaya masyarakat yang seolah tak berhenti berprestasi. Namanya Sukamsi, warga Desa Karangduwur RT03 RW 04, Kecamatan Ay PRIA satu ini dikenal sebagai tokoh pemberdaya masyarakat yang seolah tak berhenti berprestasi. Namanya Sukamsi, warga Desa Karangduwur RT03 RW 04, Kecamatan Ay Rating: 0
scroll to top