Seluruh Kecamatan Rawan Bencana | suaramerdeka.com

Kamis , 25 Mei 2017

Home » SmCetak » Seluruh Kecamatan Rawan Bencana

Seluruh Kecamatan Rawan Bencana

Sukarelawan Diberi Pelatihan

19 Mei 2017 1:16 WIB Category: SmCetak, Suara Kedu A+ / A-

TEMANGGUNG – Sebanyak 20 kecamatan di wilayah Kabupaten Temanggung, seluruhnya memiliki potensi atau rawan terjadi bencana alam.

Karena itu, para sukarelawan dari unsur masyarakat di masingmasing kecamatan, menjadi garda terdepan dalam penanggulangan bencana alam di daerahnya.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Temanggung, Agus Sudaryono, dalam pelatihan penanggulangan bencana bagi para sukarelawan perwakilan dari lima kecamatan di Kabupaten Temanggung, di Kompleks Sub-Terminal Agro Soropadan, Pringsurat, baru-baru ini.

Menurutnya, dari 20 kecamatan di Kabupaten Temanggung tersebut, sebanyak 14 kecamatan rawan bencana tanah longsor. Kemudian, ada delapan kecamatan rawan bencana angin puting beliung, sembilan kecamatan rawan bencana kekeringan ketika musim kemarau, dan tiga kecamatan rawan bencana banjir. ‘’Dengan demikian, terdapat beberapa kecamatan yang tidak hanya rawan satu jenis bencana, akan tetapi bahkan mengalami kerawanan dalam dua hingga tiga jenis bencana alam sekaligus,’’ tuturnya.

Berkait dengan para sukarelawan yang mengikuti pelatihan selama tiga hari tersebut, dirinya memberikan apresiasi penuh. Sebab, para sukarelawan tersebut selama ini telah menunjukkan semangat dan kepedulian yang tulus, untuk membantu masyarakat dalam hal penanganan bencana. ’’Jumlah peserta pelatihan kali ini sebanyak 100 orang, perwakilan dari lima kecamatan, yaitu Kecamatan Kledung, Bulu, Tlogomulyo, Tembatak, dan Selopampang. Selanjutnya, juga akan diadakan lagi pelatihan sukarelawan serupa ini untuk Kecamatan Kledung, Gemawang, Tretep, Wonoboyo dan Bejen,’’jelasnya.

Dalam kegiatan tersebut, para sukarelawan diberikan pembekalan baik teori maupun praktik. Narasumber pelatihan berasal dari BNPB Pusat, BPBD Provinsi Jawa Tengah, BPBD Kabupaten Temanggung, SAR, PMI, dan Kodim 0706. ’’Materi psikososial juga diberikan dalam pelatihan ini, sebagai bekal para sukarelawan ketika memberikan pemulihan psikologis bagi para korban, setelah terjadi bencana,’’tambahnya.

Menurutnya, melalui pelatihan tersebut diharapkan menjadikan masyarakat tangguh dalam menghadapi kejadian bencana. Selain itu, para sukarelawan tersebut, diharapkan bisa mengajak masyarakat untuk melakukan upaya preventif terhadap kemungkinan terjadinya bencana, sehingga dampak bencana dapat diminimalisasi. ’’Adapun manfaat bagi sukarelawan mengikuti pelatihan ini adalah mereka bisa menolong dirinya sendiri dan orang lain ketika terjadi bencana,’’terangnya.

Diungkapkannya, BPBD Temanggung saat ini juga tengah mengusulkan pengadaan alat deteksi bencana atas EWS (Early Warning System) kepada Pemkab. Alat tersebut akan memberikan sinyal lebih awal ketika suatu wilayah akan terjadi bencana. ’’Dalam penanggulangan bencana kami memfokuskan pada pengurangan risiko bencana. Misalnya dengan cara mitigasi bencana, sosialisasi, simulasi, pelatihan dan lainnya,’’paparnya. (H24- 43)

Comments

comments

Seluruh Kecamatan Rawan Bencana Reviewed by on . TEMANGGUNG - Sebanyak 20 kecamatan di wilayah Kabupaten Temanggung, seluruhnya memiliki potensi atau rawan terjadi bencana alam. Karena itu, para sukarelawan da TEMANGGUNG - Sebanyak 20 kecamatan di wilayah Kabupaten Temanggung, seluruhnya memiliki potensi atau rawan terjadi bencana alam. Karena itu, para sukarelawan da Rating: 0
scroll to top