Permudah Akses Pelayanan | suaramerdeka.com

Jumat , 26 Mei 2017

Home » SmCetak » Permudah Akses Pelayanan

Permudah Akses Pelayanan

Puskesmas Buka sampai Malam

21 Maret 2017 0:17 WIB Category: SmCetak, Suara Pantura A+ / A-

NAJWA Alfira Maulida (9), ditemani ayah dan ibunya, buru-buru masuk ke Puskesmas Noyontaan, Kota Pekalongan, Kamis (16/3), pukul 19.16. Sembari menunggu ibunya mendaftar di loket pendaftaran, Najwa duduk di ruang tunggu. Tangan kirinya setia memegang daun sirih berbentuk kerucut yang dimasukkan ke dalam hidung kirinya. Sekitar 15 menit sebelumnya, saat sedang menonton televisi di rumahnya, Najwa yang sudah beberapa hari batuk dan pilek, tiba-tiba epistaksis atau mimisan. Hidung kirinya mengeluarkan darah. Melihat darah terus keluar dari hidung Najwa, kedua orang tuanya pun langsung membawa Najwa ke Puskesmas Noyontaan. ”Saya ingat, kalau Puskesmas Noyontaan sekarang buka sampai malam (pukul 21.00). Tanpa pikir panjang, saya langsung bawa dia ke sini (Puskesmas Noyontaan-red),” kata Budi Utomo, ayah Najwa.

Rumahnya di Gang 15 RT 03/ RW 07 Kelurahan Kelurahan Noyontaansari, Kecamatan Pekalongan Timur hanya membutuhkan waktu 15 menit untuk sampai di Puskesmas Noyontaan. Tidak perlu menunggu lama, Najwa pun segera ditangani dokter.

Segera Ditangani

Budi mengatakan, kebijakan menambah jam layanan puskesmas hingga malam hari memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mengakses pelayanan kesehatan. ”Dengan adanya puskesmas yang buka hingga malam hari, warga yang sakit pada malam hari bisa segera ditangani dengan cepat karena lokasinya dekat dengan rumah,” kata Budi.

Menurut Budi, dengan penambahan jam layanan puskesmas hingga malam hari, masyarakat yang tidak bisa berobat pada pagi hari karena harus masuk kerja, bisa mendapatkan layanan kesehatan pada malam harinya. ”Kalau pagi, kadang nggak sempat bawa ke fasilitas kesehatan karena harus bekerja. Dengan dibukanya puskesmas hingga malam hari, jika pagi nggak sempat ke puskesmas, bisa malam harinya,” tuturnya. Senada disampaikan Irul Amin, warga RT 01/ RW 06 Kelurahan Noyontaansari.

Menurut dia, kebijakan tersebut memberikan kemudahan kepada warga yang membutuhkan pelayanan kesehatan. ”Yang namanya sakit kan nggak tahu waktu. Dengan dibukanya puskemas hingga malam hari, jika ada anggota keluarga yang sakit pada malam hari nggak bingung harus dibawa ke mana. Bisa langsung dibawa ke sini untuk ditangani,” kata dia.

Malam itu, Irul dan istrinya membawa anak keduanya Aqila Aira (1,5) berobat ke Puskesmas Noyontaan. Ia mengaku senang Puskesmas Noyontaan saat ini buka hingga malam hari. Dengan begitu, ia bisa menemani istrinya membawa anaknya ke puskesmas yang sebelumnya tidak bisa ia lakukan karena harus bekerja. ”Kalau malam tidak antre. Sehingga cepat ditangani,” kata Irul.

Bergeser

Seperti diberitakan sebelumnya, mulai 1 Maret, dua puskesmas rawat jalan, Puskesmas Dukuh dan Puskesmas Noyontaan buka pelayanan hingga pukul 21.00. Warga antusias menyambut penambahan jam layanan puskesmas hingga malam hari. Kepala Puskesmas Dukuh Azis Michroza mengatakan, dengan dibukanya jam layanan puskesmas hingga malam hari, terjadi perubahan pola kunjungan pasien ke puskesmas. ”Yang tadinya pagi ramai, sekarang berganti sore. Biasanya pasien datang mulai pukul 16.00 hingga menjelang maghrib. Setelah itu, sekitar pukul 19.00, pasien datang lagi. Malah setelah isya lebih ramai hingga sekitar pukul 20.30 stop,” terangnya.

Ia mencatat, paling banyak 35 pasien datang berobat ke Puskesmas Dukuh pada penambahan jam buka tersebut. Pergeseran pola kunjungan pasien ke Puskesmas Dukuh seperti terlihat saat Suara Merdeka berkunjung ke Puskesmas Dukuh, Jumat (10/3) sekitar pukul 11.15. Saat itu, Puskesmas Dukuh terlihat lengang. Sudah tidak ada pasien datang. ”Biasanya jam segini saya belum pulang. Ini, jam 11.30 saya sudah mau pulang, karena ini sudah sepi,” kata Azis.

Azis mengaku, dengan keterbatasan dokter, kebijakan penambahan jam layanan puskesmas hingga malam hari cukup merepotkan. ”Harus long shift. Pimpinan sudah mengurus manajerial, kemudian pelayanan juga,” ucapnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekalongan Slamet Budiyanto menjelaskan, sejak adanya tambahan pelayanan puskesmas hingga pukul 21.00, terjadi pergeseran kunjungan pasien ke dua puskesmas tersebut. Menurut dia, rata-rata kunjungan pasien di Puskesmas Dukuh dan Puskesmas Noyontaan antara 20 orang hingga 30 orang setiap hari. ”Kunjungan paling banyak pukul 16.30 hingga menjelang maghrib. Kemudian setelah isya sampai pukul 20.00,” tuturnya, Sabtu (18/3).

Slamet Budiyanto mengatakan, keterbatasan dokter yang menjadi kendala penambahan jam layanan puskesmas, saat ini sudah teratasi. Saat ini, lanjut dia, sudah ada dua dokter yang siap memberikan pelayanan hingga pukul 21.00 di Puskesmas Noyontaan dan Puskesmas Dukuh. Kini, pihaknya tengah mempersiapkan Puskesmas Jenggot dan Puskesmas Tirto untuk membuka layanan hingga pukul 21.00. ”Dokternya sudah siap. Sehingg April nanti diharapkan bisa mulai buka,” jelasnya. (Isnawati-15)

Comments

comments

Permudah Akses Pelayanan Reviewed by on . NAJWA Alfira Maulida (9), ditemani ayah dan ibunya, buru-buru masuk ke Puskesmas Noyontaan, Kota Pekalongan, Kamis (16/3), pukul 19.16. Sembari menunggu ibunya NAJWA Alfira Maulida (9), ditemani ayah dan ibunya, buru-buru masuk ke Puskesmas Noyontaan, Kota Pekalongan, Kamis (16/3), pukul 19.16. Sembari menunggu ibunya Rating: 0
scroll to top