Pembobol Mesin ATM Ditangkap | suaramerdeka.com

Kamis , 30 Maret 2017

Home » SmCetak » Pembobol Mesin ATM Ditangkap

Pembobol Mesin ATM Ditangkap

Pelaku Tabrak Petugas

21 Maret 2017 0:18 WIB Category: SmCetak, Suara Pantura A+ / A-

PEKALONGAN – Komplotan pembobol mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) yang beraksi di wilayah Pantura berhasil ditangkap jajaran Polsek Buaran Polres Pekalongan Kota. Komplotan yang diketahui kelompok Palembang tersebut ditangkap usai beraksi di ATM BNI di Rumah Bersalin (RB) Aisyiyah Pekajangan Pekalongan, Senin (20/3).

Modus pelaku adalah dengan mengganjal mesin ATM. Dua dari tiga pelaku masing-masing Herly (39) dan Sobirin (40), berhasil ditangkap berserta barang buktinya. Sementara, satu pelaku lainnya melarikan diri. Barang bukti yang diamankan di antaranya, plastik mika untuk mengganjal mesin ATM, obeng, uang hasil aksinya Rp 7,5 juta, sejumlah kartu ATM, serta Yamaha Mio milik pelaku. Keterangan yang dihimpun menyebutkan, pengungkapan kasus tersebut berawal dari korban Aftanul Afif (37), warga Kelurahan Bligo RT 14 RW 05 Buaran hendak menarik tunai di ATM BNI di RB Aisyiyah Pekajangan Pekalongan, Senin (20/3) pukul 06.00.

Kartu Terjepit

Di sela-sela itu, kartu ATM korban diketahui terjepit, dan tidak bisa dikeluarkan kembali. Atas kejadian itu, korban pun risau. Tanpa disadari, seseorang yang tidak dikenal dan belakangan diketahui pelaku sudah stanby di mesin ATM yang sama dengan berpura-pura mengantre. Bahkan, pelaku seakan-akan menawarkan jasa, agar korban menghubungi nomor call center yang tertempel di mesin ATM. Korban pun menghubungi nomor call center dimaksud. Lantaran tak merasa yakin, usai dari mesin ATM, korban pun kemudian mendatangi Kantor BNI Unit Kedungwuni untuk melaporkan peristiwa yang dialaminya. Sementara, ATM yang semula terjepit di ATM BNI RB Aisyiyah Pekajangan ditinggal begitu saja, karena tak bisa dikeluarkan. Di Kantor BNI Unit Kedungwuni karena masih pagi kantor belum buka, korban hanya ditemui oleh petugas Satpam.

Oleh petugas Satpam, korban disarankan menghubungi call center resmi BNI pusat. Usai menghubungi call center resmi BNI pusat, korban kaget, karena saldo di rekeningnya diinformasikan telah berkurang. Korban pun semakin risau, dan memutuskan pulang ke rumahnya. Tak disangka, di tengah perjalanannya menuju rumahnya, tepatnya di Jalan Raya Sapugaret Buaran, korban melihat sosok seseorang yang tak dikenal tersebut yang bertemu di mesin ATM BNI RB Aisyiyah Pekajangan, dan belakangan diketahui merupakan pelaku.

Kejar Pelaku

Korban pun mendatangi seseorang dimaksud. Tetapi, seseorang tersebut, justru lari dengan mengendarai sepeda motornya ke arah utara. Korban semakin menaruh rasa curiga, dan berusaha mengejar jejak pelaku.

Dalam aksi kejar-kejaran tersebut, pelaku yang berboncengan sepeda motor justru menabrak Aiptu Kembar dan Bripka Heru Noto, keduanya anggota Polsek Buaran, yang sedang mengatur arus lalu lintas di perempatan Bligo, dan pelaku terjatuh. Sementara, Kembar dan Heru Noto hanya mengalami luka ringan. Namun demikian, pelaku kembali berusaha kabur ke arah barat, arah pabrik sarung PT Pismatex. Korban pun kembali mengejar pelaku sembari meneriakan ”maling-maling”. Selang berapa lama, pelaku berhasil ditangkap petugas dibantu warga setempat. Usai ditangkap, kedua pelaku dihadiahi bokem mentah oleh warga.

Beruntung, aksi massa tak berlangsung lama, setelah petugas mengamankan kedua pelaku, dan membawanya ke Mapolsek Buaran. ”Awalnya saya merasa kesulitan di ATM. Tiba-tiba datang kedua pelaku menawarkan bantuan, beruntung saya sadar jika saldo saya ditransfer ke rekening mereka.

Beruntungnya lagi, kedua pelaku ketemu dan berhasil ditangkap, usai saya dari Kantor BNI Unit Kedungwuni,” tutur Aftanul Afif (37), korban yang diketahui berprofesi sebagai pedagang batik itu. Dijelaskan, saldo di rekening ATM BNI semula berisi uang Rp 14.808.000. Namun demikian, setelah dicek, saldonya tinggal Rp 2.300.000. Dengan demikian uang yang dibobol pelaku Rp 12.500.000. Kapolres Pekalongan Kota AKBPEnriko Sugiharto Silalahi melalui Kapolsek Buaran AKP Harsono menjelaskan, dalam aksinya modus yang digunakan pelaku dengan mengganjal mesin ATM dengan menggunakan plastik mika.

Hal itu otomatis, kartu ATM yang sudah masuk tidak bisa dikeluarkan. Dari situlah, pelaku mulai beraksi, pura-pura antre dan memberi pertolongan. ”Pelaku mengarahkan korban untuk menghubungi call center palsu yang sudah ditempel pelaku hari sebelumnya di mesin ATM. Dari situ, korban juga dipandu oleh operator palsu. Jadi komplotan tersebut memiliki peran masing-masing,” tutur AKP Harsono.

Dikatakan, dua pelaku yang ditangkap merupakan eksekutor. Sementara, untuk pemandu operator palsu masih dikembangkan. Termasuk, melakukan pengejaran terhadap satu pelaku lain yang kabur. (H63-15)

Comments

comments

Pembobol Mesin ATM Ditangkap Reviewed by on . PEKALONGAN - Komplotan pembobol mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) yang beraksi di wilayah Pantura berhasil ditangkap jajaran Polsek Buaran Polres Pekalongan Ko PEKALONGAN - Komplotan pembobol mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) yang beraksi di wilayah Pantura berhasil ditangkap jajaran Polsek Buaran Polres Pekalongan Ko Rating: 0
scroll to top