Peluncuran BRT Koridor V dan VI Diminta Secepatnya | suaramerdeka.com

Sabtu , 27 Mei 2017

Home » SmCetak » Semarang Metro » Peluncuran BRT Koridor V dan VI Diminta Secepatnya

Peluncuran BRT Koridor V dan VI Diminta Secepatnya

21 Maret 2017 2:32 WIB Category: Semarang Metro, SmCetak A+ / A-
SM/Siswo Ari wibowo  DITEMPATI PKL: Depan shelter BRT di Jalan Kedungmundu Raya, dimanfaatkan PKL untuk berjualan, Senin (20/3). (51)

SM/Siswo Ari wibowo
DITEMPATI PKL: Depan shelter BRT di Jalan Kedungmundu Raya, dimanfaatkan PKL untuk berjualan, Senin (20/3). (51)

SEMARANG- Peluncuran BRTTrans Semarang Koridor V dan VI, diminta secepatnya. Pasalnya saat ini sudah banyak warga masyarakat yang menantikan angkutan massal murah dan nyaman tersebut. Apalagi kali ini, BRT tersebut mengakomodasi penumpang di daerah pinggiran. Desakan ini disampaikan anggota Komisi C DPRD Kota Semarang, Suharsono, beberapa waktu lalu.

Dalam rakor dengan Komisi C, dia mengatakan bahwa unit sarana dan prasarana pendukung BRTsudah siap. Kini tinggal berkordinasi dengan paguyuban sopir angkutan kota (angkot) di dua koridor tersebut. ’’Kami juga berpesan bawah sopir angkot di koridor Vdan VI, harus diajak bekerja, siapapun pengelola BRT-nya. Kalau bisa peluncuran dilakukan secepatnya,’’ sambung Suharsono, kemarin.

Pada 17 Maret lalu, dalam situs lelang Kota Semarang lpse.semarangkota.go.id, PT PT Mina S Makmur Jaya, menjadi operator pemenang lelang untuk koridor V dan VI. Untuk Koridor V memiliki harga perkiraan sendiri (HPS) sebesar Rp 4,57 M, adapun untuk Koridor VI memiliki HPS sebesar Rp 4,77 M. ’’Setelah ini ada kontrak berupa surat perintah kerja (SPK), yang berlaku sampai Desember 2017. Kami berharap kontrak untuk pengelola mematuhi SOP transportasi publik agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. BRT yang sudah diluncurkan sejak 2009, harus semakin hari semakin baik,’’ sambungnya.

Sukoco (48), warga Kelurahan Mangunharjo itu meminta agar peluncuran BRT Koridor V agar segera dilakukan. Dia menjelaskan, selama ini warga yang akan ke Perumahan Dinar Mas atau Kelurahan Meteseh harus naiki ojek, dengan ongkos belasan ribu.

Adapun mobil angkot yang melayani rute Pasar Johar- Kedungmundu, hanya sampai pertigaan Salak-Sambiroto. Setelah itu, harus naik ojek. ’’Kalau ada BRT, dapat menunjang perekonomian di daerah ini. Warga juga akan sangat terbantu,’’ sambungnya.

Senada juga disampaikan Mutohar (35), warga Kedung Mundu 38. Dia mengatakan, peluncurann BRT Koridor V perlu segera dilakukan. Selain untuk menunjang perekonomian masyarakat, adanya BRT juga sangat membantu bagi anak-anak sekolah. ’’Secara umum saya mendorong pengoperasian BRTKoridor V karena untuk menunjang aktivitas anak-anak sekolah,’’ katanya.

Adapun Plt Kepala Dinas Perhubungan Kota Semarang Tri Wibowo menjelaskan, sebenarnya pihaknya tidak ingin menunda peluncuran BRTKoridor Vdan VI yang rencananya dilakukan pada 24 Maret. Namun, karena ada keterlambatan hasil lelang, maka peluncuran dua koridor tersebut terpaksa mundur. Dia menambahkan, sebenarnya, tujuan utama adanya BRT bukan untuk menggusur angkot yang ada saat ini. Namun lebih kepada mengubah kebiasaan masyarakat yang menggunakan kendaraan pribadi menjadi kendaraan umum masal.

Karenanya, sambung Tri Wibowo, pemerintah meluncurkan BRT yang aman, murah dan nyaman. Untuk pelajar dikenai tarif Rp 1.000, adapun umum Rp 3.500. Sekali bayar bisa sampai ke manamana. Penumpang diberi subsidi oleh pemerintah. (arw,fri,K18-51)

Comments

comments

Peluncuran BRT Koridor V dan VI Diminta Secepatnya Reviewed by on . [caption id="attachment_563279" align="alignleft" width="300"] SM/Siswo Ari wibowoDITEMPATI PKL: Depan shelter BRT di Jalan Kedungmundu Raya, dimanfaatkan PKL u [caption id="attachment_563279" align="alignleft" width="300"] SM/Siswo Ari wibowoDITEMPATI PKL: Depan shelter BRT di Jalan Kedungmundu Raya, dimanfaatkan PKL u Rating: 0
scroll to top