Mantan Kasubdivre Bulog Dituntut 1 Tahun Enam Bulan | suaramerdeka.com

Rabu , 26 April 2017

Home » SmCetak » Semarang Metro » Mantan Kasubdivre Bulog Dituntut 1 Tahun Enam Bulan

Mantan Kasubdivre Bulog Dituntut 1 Tahun Enam Bulan

21 Desember 2016 1:11 WIB Category: Semarang Metro, SmCetak A+ / A-

SEMARANG – Jaksa penuntut umum (JPU) Kejaksaan Tinggi Jateng menuntut mantan Kepala Subdivre Bulog Semarang Mustafa Kamal dengan pidana 1 tahun dan enam bulan penjara.

JPU Ari Praptono menilai terdakwa secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan korupsi secara bersama-sama dengan Sudarmono (mantan Kepala Gudang Bulog Mangkang) dan juru timbang Agus Priyanto, dalam kasus dugaan korupsi di gudang beras untuk movenas ke Singkawang, Kalimantan Barat. Selain pidana badan, jaksa penuntut juga meminta majelis untuk menjatuhkan denda Rp 50 juta subsidair 3 bulan kurungan kepada terdakwa. Dalam kasus ini negara telah dirugikan sebesar Rp 6,3 miliar.

Terdakwa tidak dijatuhi pidana tambahan membayar uang pengganti kerugian negara karena sudah dibebankan kepada Sudarmono yang sebelumnya divonis lima tahun penjara, sedangkan Agus Priyanto dijatuhi hukuman 1 tahun dan enam bulan penjara. ”Melanggar Pasal 3 jo Pasal 18 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dan ditambah Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP,” ujar jaksa Ari Praptono di hadapan majelis hakim yang dipimpin M Sainal di Pengadilan Tipikor Semarang, Selasa (20/12).

Kuantitas Dikurangi

Atas tuntutan tersebut, terdakwa didampingi penasihat hukumnya Ahmad Hadi Prayitno akan mengajukan pembelaan atau pledoi sepekan ke depan. Dalam kasus ini, Mustafa dinilai jaksa telah menyalahgunakan wewenang dalam proses pemindahan stok beras nasional yakni terjadi penurunan kualitas dan kuantitas beras. Proses reprosesing untuk mengatasi jeleknya mutu beras seharusnya dilaporkan ke pusat namun hal ini tidak dilakukan terdakwa.

Biaya reprosesing dibebankan kepada Edi Wijaya pemilik gudang filial dengan pinjaman sebesar Rp 1,02 miliar. Edi Wijaya diduga telah mengurangi kuantitas beras berkisar 2-3 kilogram setiap karungnya. Mantan Kepala Gudang Sudarmono dan juru timbang Agus Priyanto yang juga terseret dalam kasus ini tetap memasukkan beras ke dalam gudang dan hal ini disiasati dengan meletakkan karung beras tidak sesuai standar yang berlaku di gudang supaya tidak ketahuan.

Sebelumnya, saksi ahli dari BPKP Perwakilan Jateng, Mustakim mengatakan, kerugian negara ini muncul atas saldo persediaan sesuai administrasi per tanggal 25 Juni 2015 sebanyak 3.621.685,10 kilogram sementara persediaan fisik beras per tanggal 26 Juni 2015 sebanyak 2.736.009,1 kilogram. Ada selisih 885.676 kilogram dan dengan harga persediaan pada tanggal 26 Juni 2015 sebesar Rp 7.129,8/kg maka jumlah kerugian negara Rp 6,31 miliar. (J14- 74)

Comments

comments

Mantan Kasubdivre Bulog Dituntut 1 Tahun Enam Bulan Reviewed by on . SEMARANG - Jaksa penuntut umum (JPU) Kejaksaan Tinggi Jateng menuntut mantan Kepala Subdivre Bulog Semarang Mustafa Kamal dengan pidana 1 tahun dan enam bulan p SEMARANG - Jaksa penuntut umum (JPU) Kejaksaan Tinggi Jateng menuntut mantan Kepala Subdivre Bulog Semarang Mustafa Kamal dengan pidana 1 tahun dan enam bulan p Rating: 0
scroll to top