Kasus OTT Melebar ke Proyek Diknas | suaramerdeka.com

Selasa , 23 Mei 2017

Home » SmCetak » Fokus Jateng » Kasus OTT Melebar ke Proyek Diknas

Kasus OTT Melebar ke Proyek Diknas

KPK Periksa Belasan Saksi

22 April 2017 0:05 WIB Category: Fokus Jateng, SmCetak A+ / A-

KLATEN – Kasus operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan tersangka Bupati Klaten nonaktif, Sri Hartini melebar.

Penyidik menelusuri sampai ke proyek-proyek di Dinas Pendidikan. Kepala Biro Humas KPK, Febri Diansyah mengatakan sejak Kamis (20/4) pagi, penyidik KPK kembali memeriksa sejumlah saksi dari Klaten. ‘’Pemeriksaan ada di Polres Klaten dan di kantor KPK Jakarta,’’ jelasnya, Jumat (21/4). Dikatakan Febri, pemeriksaan di Jakarta dilakukan pada Bupati nonaktif dan satu saksi. Sedangkan pemeriksaan di Polres Klaten sejumlah 16 orang saksi.

Yang diminta keterangan berasal dari unsur kepala sekolah, guru, karyawan Bank Jateng, tenaga pengamanan rumah dinas dan lain sebagainya. Materi pemeriksaan secara umum masih dalam upaya mengklarifikasi indikasi suap oleh Bupati nonaktif, baik terkait suap jual-beli jabatan, dana aspirasi APBD 2016 maupun sampai ke proyek-proyek di Dinas Pendidikan Pemkab Klaten. Pemeriksaan itu juga berkait dengan pemberkasan tersangka Bupati nonaktif, rencananya akan diselesaikan bulan ini. Setelah selesai akan dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor di Semarang.

Orang Dekat

Di hari kedua, Jumat (21/4) sejumlah orang kembali dipanggil ke Polres. Mereka ada yang dari unsur guru, kepala sekolah, pejabat Dinas Pendidikan, orang dekat Bupati dan lain sebagainya. Yang tampak diperiksa pagi sampai siang antara lain Kabid Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan, Bambang Teguh, ajudan Bupati, Nina Puspitarini, orang dekat putra Bupati, Bardi dan sejumlah guru.

Bambang Teguh saat ditanya perihal materi pemeriksaan lanjutan itu, enggan memberikan penjelasan. ‘’Saya sudah diperiksa kelima kalinya,’’ katanya. Selain diperiksa di Polres sehari sebelumnya dirinya diminta bersaksi di sidang Pengadilan Tipikor di Semarang atas terdakwa Suramelan.

Apa yang dikatakannya dalam sidang itu sesuai apa yang diungkapkannya di berita acara pemeriksaan (BAP). Diberitakan sebelumnya, penyiraman air keras penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan tak menghentikan penyidikan kasus suap jabatan dengan tersangka Bupati non aktif, Sri Hartini.

Belasan orang saksi kembali dimintai keterangan. (SM/ 16/4). Ajudan Bupati, Nina Puspitarini usai pemeriksaan mengatakan dirinya kembali dipanggil hanya untuk klarifikasi data. Sebagai ajudan, tugasnya hanya melaksanakan perintah Bupati sehingga wajar mengenal banyak pejabat. ‘’ Katanya dalam waktu dekat ini akan dilimpahkan,’’ ungkapnya.

Ditanya lebih jauh Nina enggan memberikan penjelasan. Saksi lain, Bardi mengatakan sudah dipanggil sekitar sembilan kali. Dirinya sebenarnya diminta datang ke Jakarta di kantor KPK tetapi tidak bisa. (H34-20)

Comments

comments

Kasus OTT Melebar ke Proyek Diknas Reviewed by on . KLATEN - Kasus operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan tersangka Bupati Klaten nonaktif, Sri Hartini melebar. Penyidik menelusuri KLATEN - Kasus operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan tersangka Bupati Klaten nonaktif, Sri Hartini melebar. Penyidik menelusuri Rating: 0
scroll to top