Kalender Wisata Perlu Dievaluasi | suaramerdeka.com

Minggu , 28 Mei 2017

Home » SmCetak » Kalender Wisata Perlu Dievaluasi

Kalender Wisata Perlu Dievaluasi

20 Mei 2017 0:12 WIB Category: SmCetak, Suara Banyumas A+ / A-
SM/Dian Aprilianingrum  ATRAKSI WISATA : Pengunjung memadati area Festival Rewandha Bojana, di Kompleks Masjid Saka Tunggal, Desa Cikakak, Wangon, Minggu (25/4) lalu.

SM/Dian Aprilianingrum
ATRAKSI WISATA : Pengunjung memadati area Festival Rewandha Bojana, di Kompleks Masjid Saka Tunggal, Desa Cikakak, Wangon, Minggu (25/4) lalu.

PURWOKERTO-Meski belum pertengahan tahun, kalender kegiatan wisata budaya Banyumas 2017 diminta untuk dievaluasi. Pasalnya, terdapat sejumlah kegiatan yang meleset dari jadwal dan belum dilaksanakan.

Pelaku wisata, Wiwit Yuni mengatakan, jadwal kegiatan yang meleset itu antara lain terjadi pada peringatan Hari Jadi Banyumas, Unggahan Banakeling, Baturrajazz, Mandala Ngibing dan Pentas Likuran. Khusus untuk Unggahan Banakeling seharusnya tidak perlu dimasukkan ke dalam kalender.

”Agenda yang meleset ini tentu membingungkan pihak yang sudah merencanakan berkunjung atau menonton atraksi wisata budaya tersebut. Untungnya tidak terlalu jauh dari jadwal,” katanya, kemarin. Keluhan paling banyak, imbuh dia, terjadi pada kegiatan Unggahan. Meski dinilai layak untuk dijual sebagai paket wisata, penyelenggara acara keagamaan tersebut belum menyiapkan pemandu maupun rambu-rambu bagi wisatawan yang berkunjung.

Digelar Terpisah

Menurut Wiwit, akhir-akhir ini beberapa biro perjalanan mulai melirik kegiatan ini. Akan tetapi, masyarakat Desa Pekuncen, terutama penganut kejawen dan penghayat kepercayaan merasa terganggu dengan membludaknya pengunjung. ”Itu sebenarnya murni kegiatan keagamaan. Memang banyak pehobi foto dan pewarta yang mengabadikan momentum itu. Tetapi masyarakat belum siap apabila dikomodifikasi menjadi atraksi wisata,” jelasnya.

Koordinator kegiatan Baturrajazz, Prayitno mengatakan, acara Baturraden Jazz Festival merupakan salah satu ajang yang dimasukkan dalam kalender wisata Banyumas. Akan tetapi, sejauh ini belum ada pembicaraan resmi penjadwalan terkait kegiatan tersebut.

”Kami belum pernah diajak bicara. Mungkin dimasukkan ke kalender wisata karena dalam dua kali penyelenggaraan Baturrajazz digelar bertepatan dalam rangkaian Festival Baturraden. Tapi tahun ini, panitia memutuskan untuk digelar terpisah,” ujarnya.

Menurut Prayitno, ada proses yang dilewatkan oleh Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Banyumas sebagai penyusun kalender wisata budaya. Salah satunya berdialog dengan penyelenggara terkait kesiapan acara tersebut. Sementara itu, Kepala Bidang Pariwisata Dinporabudpar Banyumas, Saptono mengakui, sejumlah kegiatan mengalami perubahan jadwal. Hal itu akan dievaluasi tahun depan.

”Ya, ini kan kalender kegiatan wisata budaya yang disusun pada 2016 lalu, saya pribadi juga tidak tahu prosesnya. Kalau ada perubahan atau pergeseran jadwal akan dievaluasi untuk menyusun jadwal 2018,” ungkapnya. Menurut dia, idealnya sebelumnya penyusunan, pihaknya menggelar pertemuan dengan penyelenggara kegiatan dan pelaku wisata budaya yang masuk dalam jadwal kalender kegiatan wisata. Tujuannya untuk mengecek dan memastikan tanggal pelaksanaan.

Setelah tersusun, sambung dia, kalender kegiatan tersebut disosialisasikan kepada stakeholder wisata. Adapun pada Kalender Event Wisata Budaya Banyumas 2017 yang dirilis Dinporabudpar Banyumas, terdapat sebanyak 21 kegiatan akan menjadi andalan Kota Mendoan untuk menarik perhatian wisatawan nusantara maupun mancanegara. Tahun ini diperkirakan bakal ada sejumlah penambahan kegiatan.

”Ada beberapa festival baru yang sudah diusulkan. Contohnya Festival Logawa, pentas sendratari dan lainnya. Kalau tahun ini bisa digelar, sebaiknya dimasukkan ke kalender event wisata budaya tahun 2018,” kata Kepala Bidang Kebudayaan Dinporabudpar Banyumas, Deskart Sotyo Jatmiko. (K35-33)

Comments

comments

Kalender Wisata Perlu Dievaluasi Reviewed by on . [caption id="attachment_601650" align="alignleft" width="300"] SM/Dian AprilianingrumATRAKSI WISATA : Pengunjung memadati area Festival Rewandha Bojana, di Komp [caption id="attachment_601650" align="alignleft" width="300"] SM/Dian AprilianingrumATRAKSI WISATA : Pengunjung memadati area Festival Rewandha Bojana, di Komp Rating: 0
scroll to top