Hama Wereng di Banyudono Merebak | suaramerdeka.com

Minggu , 30 April 2017

Home » SmCetak » Hama Wereng di Banyudono Merebak

Hama Wereng di Banyudono Merebak

22 April 2017 0:03 WIB Category: SmCetak, Solo Metro A+ / A-

BOYOLALI - Serangan hama wereng di sejumlah desa di wilayah Kecamatan Banyudono terus menjadi perbincangan para petani. Sebagian pasrah, namun sebagian lagi optimistis hama wereng bisa ditanggulangi. ”Saya pasrah saja.

Sudah keluar biaya banyak, namun tanaman padi tetap tak terselamatkan,” ujar Suparmo (58) petani penggarap asal Dukuh Jetak, Desa Jembungan. Adapun Ismadi (52), petani lainnya, tetap optimistis serangan hama wereng bisa dikendalikan. Dia pun rela menyemprot pestisida setiap tiga hari sekali dengan menghabiskan campuran pestisida dan air sebanyak 5 tangki. Beruntung, pemilik sawah yang dia garap tidak sulit jika diminta menyediakan pestisida.

Padahal, setiap kali menyemprot dia membutuhkan satu kaleng pestisida dengan harga Rp 97.000. Diperkirakan, hingga panen, dibutuhkan setidaknya 8 kaleng pestisida. ”Saya hanya menggarap saja, jadi semua biaya ditanggung pemilik sawah.

Nanti kalau panen, saya mendapat bagian seperempat.” Dia pun kini lebih rajin mengontrol tanaman padi di sawah setiap pagi. Sehingga bisa diketahui tingkat serangan hama werengnya. Bapak tiga anak itu juga berupaya mengalirkan air agar tidak menggenang areal pesawahan. ”Air yang menggenang mengakibatkan sawah lembab yang memicu perkembangan wereng.”

Tempat Tertentu

Ditemui terpisah, Kepala Dinas Pertanian (Dispertan) Boyolali, Bambang Jiyanto mengaku adanya serangan hama wereng di wilayahnya. Hanya saja, serangan baru sebatas pada spot atau tempat- tempat tertentu. ”Baru sebatas spot- spot tertentu, namun demikian kami tetap harus waspada.”

Diungkapkan, serangan hama wereng terjadi di sejumlah wilayah perbatasan seperti Kecamatan Banyudono dan Sawit. Terkait ini, pihaknya menyatakan sudah membagikan bantuan pestisida untuk penyemprotan lahan pertanian. ”Baik yang sudah terserang maupun yang ada di kawasan serangan harus disemprot rutin.” Selain itu, pihaknya juga sudah menurunkan petugas untuk terus memantau dan mengontrol lahan pertanian yang dilaporkan terkena serangan wereng.

Di sisi lain, petani juga diminta untuk terus mengawasi dan mengontrol secara rutin lahan masingmasing. ”Kami sudah membagikan bantuan pestisida, kontrol dan pengawasan harus ditingkatkan baik oleh petugas maupun pemilik lahan supaya hama wereng ini tidak meluas dan segera tertangani,” kata dia. (G10-54)

Comments

comments

Hama Wereng di Banyudono Merebak Reviewed by on . BOYOLALI - Serangan hama wereng di sejumlah desa di wilayah Kecamatan Banyudono terus menjadi perbincangan para petani. Sebagian pasrah, namun sebagian lagi opt BOYOLALI - Serangan hama wereng di sejumlah desa di wilayah Kecamatan Banyudono terus menjadi perbincangan para petani. Sebagian pasrah, namun sebagian lagi opt Rating: 0
scroll to top