Disiapkan Tiga Eksekutor Bola Mati | suaramerdeka.com

Minggu , 30 April 2017

Home » SmCetak » OlahRaga » Disiapkan Tiga Eksekutor Bola Mati

Disiapkan Tiga Eksekutor Bola Mati

21 April 2017 3:47 WIB Category: OlahRaga, SmCetak A+ / A-

SEMARANG – PSIS Semarang menyiapkan tiga eksekutor tendangan bebas untuk menghadapi pertandingan pembuka Grup 4 Liga 2 melawan tuan rumah Persipur Purwodadi di Stadion Krida Bhakti, Sabtu (22/4) sore.

Pada latihan terakhir pekan ini beberapa posisi simulasi setpiece diinstruksikan pelatih PSIS Subangkit kepada tiga eksekutor sepakan bebas, baik mengumpan maupun menembak langsung ke arah gawang, Kamis (20/4) sore. Tiga pemain yang ditunjuk sebagai algojo tendangan bebas yakni M Ridwan, Taufik Hidayat, dan Ilham Arfil. ”Untuk mempersiapkan diri melawan Persipur, saya memilih pemain-pemain dengan tendangan akurat untuk hadapi bola mati. Untuk latihan Kamis ini, saya tidak ingin memaksakan ada game di lapangan untuk mengantisipasi pemain terkena cedera. Saya kira sebelumnya simulasi game sudah cukup kami lakukan,” ujar Subangkit usai latihan.

Pada enam uji coba terakhir gol-gol PSIS kerap terjadi dalam situasi bola mati. Hal ini terlihat saat PSIS mengalahkan Persebaya Surabaya (12 Maret) dengan skor 1-0 di Stadion Jatidiri. Hingga teranyar membombardir gawang Persibat Batang (9 April) di tempat yang sama dengan kemenangan 3-0. Subangkit melihat kondisi di Stadion Krida Bhakti yang kualitas rumputnya tidak terlalu bagus membuat momen tersebut penting. Selain lebih menekankan pemain untuk bermain bola panjang ke depan untuk mengantisipasi tidak efektifnya umpan-umpan pendek.

Kondisi Lapangan

”Ini kami siapkan karena kabar yang saya terima kondisi lapangan di Purwodadi tidak begitu bagus. Namun nantinya akan kami lihat saat uji coba lapangan Jumat (21/4) sore, apakah lebih efektif umpan pendek atau long ball,” papar mantan pelatih Mitra Kukar ini. PSIS akan membawa 20 pemain pada Jumat pagi ke Kota Swike. Subangkit memastikan pemain-pemain terbaik akan dibawa, termasuk Rio Saputra yang mulai pulih dari cedera. ”Saya juga bersyukur regulasi yang resmi menyebut lima pemain senior boleh dimainkan sekaligus di lapangan.

Hal ini membuat saya bisa lebih leluasa menyiapkan strategi. Saya juga menyiapkan di laga besok saya akan memakai empat bek di belakang. Semoga Rio sudah siap tampil kembali setelah sepekan ini menjalani terapi bersama fisioterapis PSIS,” lanjut Subangkit.

Terkait nasib pemain seleksi yang baru merapat yakni Zulkifli Ali, dia belum mau banyak komentar. Subangkit merasa belum ada yang spesial dari mantan bek Persiter Ternate itu. ”Zulkifli masih belum (meyakinkan) dan akan kami lihat lagi nanti usai pekan pertama Liga 2. Kami fokus ke pertandingan besok dulu dengan pemain yang ada,” tandas Subangkit. Sebelum latihan para pemain juga sudah dibekali dengan adanya sosialisasi regulasi Liga 2 yang diberikan instruktur dari Asprov PSSI Jawa Tengah, Supriatin.

General Maneger PSIS, Wahyu Winarto, berharap sosialisai tersebut bisa jadi bekal bagi pemainnya agar mampu bermain sportif dan mengerti soal peraturan kompetisi. ”Setiap kesalahan yang berujung pelanggaran dn kartu akan merugikan tim. Saya harap dengan adanya sosialisasi tadi bisa membuat pemain disiplin dalam permaianan dan efektif memanfaatkan peluang,” kata pria yang akrab disapa Liluk itu. (mam-32)

Comments

comments

Disiapkan Tiga Eksekutor Bola Mati Reviewed by on . SEMARANG - PSIS Semarang menyiapkan tiga eksekutor tendangan bebas untuk menghadapi pertandingan pembuka Grup 4 Liga 2 melawan tuan rumah Persipur Purwodadi di SEMARANG - PSIS Semarang menyiapkan tiga eksekutor tendangan bebas untuk menghadapi pertandingan pembuka Grup 4 Liga 2 melawan tuan rumah Persipur Purwodadi di Rating: 0
scroll to top