Bakat Terus Diasah | suaramerdeka.com

Kamis , 30 Maret 2017

Home » SmCetak » Bakat Terus Diasah

Bakat Terus Diasah

KIYE LAKONE

21 Maret 2017 0:07 WIB Category: SmCetak, Suara Banyumas A+ / A-
SM/Budi Setyawan Rakha Prasetya

SM/Budi Setyawan
Rakha Prasetya

MESKI bersentuhan dengan alat musik tradisional karawitan baru dimulai saat masuk SMP, namun bakat Rakha Prasetya (15) dalam memainkan kendang sudah terlihat.

Kemampuannya dalam memainkan alat musik tradisional itu, ternyata mampu membuat salah satu guru seni di sekolahnya, menunjuknya sebagai pemain kendang utama dalam grup karawitan sekolah.

”Saya dinilai oleh guru seni dan budaya memiliki bakat untuk menjadi pengendang profesional. Ya sudah saya tekuni saja sampai sekarang.

Ternyata setelah dilatih, kami bersama dengan teman-teman lain yang tergabung dalam grup karawitan Pancalaras mampu meraih prestasi yang membanggakan bagi sekolah.

Kami berhasil menjadi juara dalam sejumlah lomba seni karawitan,” ungkap siswa SMP 5 Purwokerto tersebut.

Beberapa prestasi yang membuatnya sangat bangga, di antaranya sebagai pengendang terbaik pada tahun 2016, juara musik kreativitas anak 2016, dan festival karawitan.

Bahkan tidak jarang, ia bersama dengan grup karaitan Pancalaras mendapatkan kesempatan untuk tampil dalam acara yang digelar oleh instansi pemerintah maupun swasta. ”Tentu ini menjadi kebanggaan bagi saya dan teman-teman.

Setidaknya hal itu dapat motivasi bagi kami untuk terus berlatih lebih keras lagi,” kata anak pasangan Wahyu Djonianto dan Ekha Winarti ini.

Tekun Latihan

Selama menekuni latihan yang dilakukan secara rutin, ia dinilai mampu mempelajari instrumen kendang dengan cepat. Kemungkinan hal itu juga tidak lepas dari kesenangannya terhadap alat musik drum.

”Sebelum menjadi pengendang, saya dulu juga kerap bermain alat musik drum. Ternyata hal itu semakin memudahkan saya dalam memainkan kendang,” tambah warga RT 02 RW 11 kelurahan Karangpucung Kecamatan Purwokerto selatan ini.

Bahkan untuk meningkatkan kepiawaiannya dalam memainkan kendang, remaja kelahiran 25 Januari 2002 ini mengaku kerap dipinjami alat musik kendang oleh pihak sekolah untuk dibawa pulang. Di rumah ia berlatih sendiri secara maksimal.

”Dengan diberi kesempatan untuk membawa kendang ke rumah, setidaknya kemampuan saya semakin terasah,” terang dia yang juga ditunjuk sebagai pemain inti grup karawitan Pancalaras tersebut.

Dia berpendapat, bila memiliki sebuah kemampuan dan bakat dalam bidang tertentu, maka harus benar-benar ditekuni dan terus diasah, agar bisa meraih prestasi yang membanggakan bagi diri sendiri, orang tua, bahkan sekolah tempatnya menuntut ilmu. (Budi Setyawan-33)

Comments

comments

Bakat Terus Diasah Reviewed by on . [caption id="attachment_563340" align="alignleft" width="210"] SM/Budi SetyawanRakha Prasetya[/caption] MESKI bersentuhan dengan alat musik tradisional karawita [caption id="attachment_563340" align="alignleft" width="210"] SM/Budi SetyawanRakha Prasetya[/caption] MESKI bersentuhan dengan alat musik tradisional karawita Rating: 0
scroll to top