80.000 Rumah Akan Teraliri Air Minum | suaramerdeka.com

Minggu , 28 Mei 2017

Home » SmCetak » Semarang Metro » 80.000 Rumah Akan Teraliri Air Minum

80.000 Rumah Akan Teraliri Air Minum

19 Mei 2017 2:29 WIB Category: Semarang Metro, SmCetak A+ / A-

SEMARANG- Pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Semarang Barat akan segera terealisasi. Pembangunan itu diperkirakan dapat mengaliri 80.000 rumah. Proyek senilai Rp 1 triliun tersebut akhirnya akan didanai oleh pemerintah pusat (APBN), pemerintah provinsi (APBD Jateng), dan Pemerintah Kota Semarang (APBD Kota).

Semula proyek tersebut dirancang menggunakan skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU). Namun, terancam batal lantaran tidak ada perusahaan yang berminat. Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan, SPAM Semarang Barat menggunakan sumber air dari Waduk Jatibarang. ”SPAM Semarang Barat adalah proyek yang direncanakan sebagai pilot project. SPAM itu akan menyelesaikan permasalahan krisis air bersih dan penurunan permukaan tanah karena penggunaan air tanah,” ujar pria yang akrab disapa Hendi ini.

SPAM Semarang Barat diperkirakan dapat menghasilkan air bersih sebesar 500 liter/detik untuk melayani 80.000 sambungan rumah. Hal itu mencakup 31 kelurahan di tiga kecamatan, yakni Semarang Barat, Tugu, dan Ngaliyan.

Selama ini, banyak rumah di daerah tersebut yang belum tersambung PDAM. Sebelum sampai ke rumahrumah warga, akan dibuat saluran dan pengolahan air mulai dari Waduk Jatibarang hingga ke sistem reservoir (tempat penyimpanan air). Dia menambahkan, saat ini tengah dilakukan persiapan. Salah satunya penyiapan lahan yang dibutuhkan untuk jalur persiapan transmisi air baku seluas 12.100 meter persegi. Kemudian, lahan untuk bangunan water treatment plant (WTP), dan lahan untuk reservoir. ”Kami akan berkoordinasi dengan dinas terkait.

Bila dalam APBD murni belum dianggarkan, maka anggaran penyiapan lahan dialokasikan dalam APBD Perubahan. Akhir tahun ini, proyek pembangunan sudah bisa berjalan dan selesai pada 2022,” jelasnya.

Pembangunan Konstruksi

Sementara itu, Sekretaris Bappeda Kota Semarang, M Farchan menuturkan, ada beberapa proses dan tahapan sebelum air masuk ke saluran rumah. Diawali dengan pembangunan konstruksi pengambilan air (intake di Waduk Jatibarang). Dilanjutkan dengan pembuatan WTP.

Setelah itu, ada empat reservoir yang akan dibangun sebelum air dialirkan ke rumah warga. Reservoir pertama posisinya di dekat WTP atau masuk kawasan Waduk Jatibarang. Reservoir kedua di Wonosari, Ngaliyan. Kemudian yang ketiga dan kempat di Manyaran, Semarang Barat. ”Pembangunan SPAM Semarang Barat menjadi Proyek Strategis Nasional (PSN) berdasarkan Peraturan Presiden No 3/2016. Proyek ini masuk dalam prioritas pembangunan, perlu percepatan dan realisasi. Harapannya, dengan SPAM ini dapat mencukupi kebutuhan air bersih khususnya di wilayah barat,” jelasnya. (K18,fri-22)

Comments

comments

80.000 Rumah Akan Teraliri Air Minum Reviewed by on . SEMARANG- Pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Semarang Barat akan segera terealisasi. Pembangunan itu diperkirakan dapat mengaliri 80.000 rumah. Proy SEMARANG- Pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Semarang Barat akan segera terealisasi. Pembangunan itu diperkirakan dapat mengaliri 80.000 rumah. Proy Rating: 0
scroll to top