Rabu , 26 April 2017

Home » Semarang Metro » SMAN 7 Semarang Deklarasikan Diri sebagai Sekolah Literasi

SMAN 7 Semarang Deklarasikan Diri sebagai Sekolah Literasi

15 November 2016 15:25 WIB Category: Semarang Metro Dikunjungi: kali A+ / A-
 Siswa SMA Negeri 7 Semarang sedang membaca dalam rangka gerakan literasi sekolah di SMA Negeri 7 Semarang, Selasa (15/11).  (suaramerdeka.com/Cun Cahya)


Siswa SMA Negeri 7 Semarang sedang membaca dalam rangka gerakan literasi sekolah di SMA Negeri 7 Semarang, Selasa (15/11). (suaramerdeka.com/Cun Cahya)

SEMARANG, suaramerdeka.com - SMA Negeri 7 Semarang mendeklarasikan diri sebagai sekolah literasi yang diawali dengan berbagai kegiatan literasi di sekolah ini, Selasa (15/11).

Deklarasi literasi ditandai dengan pembacaan ikrar literasi oleh Kepala SMA Negeri 7 Semarang Khoirul Imdad disaksikan siswa-siswi, guru, komite sekolah, Dinas Pendidikan Kota Semarang serta dihadiri perwakilan dari sekolah-sekolah di sekitar SMAN 7 Semarang.

Khoirul Imdad mengatakan gerakan literasi sekolah ini merupakan upaya untuk membudayakan gemar membaca karena mengingat bahwa kemampuan literasi bangsa Indonesia belum begitu memuaskan.

“Termasuk sebagian di SMA Negeri 7 sehingga kegiatan ini tujuannya untuk membiasakan membaca, menumbuhkembangkan budaya literasi di sekolah. Jika sudah terbiasa dengan membaca maka pengetahuan akan menjadi luas dan semakin bijak juga banyak hal yang menguntungkan dengan membaca,” katanya.

Khoirul menambahkan, siswa diharapkan tidak hanya gemar membaca; tapi membaca kritis terhadap buku yang dibaca sesuai minat dan bakat masing-masing. Tidak hanya buku, tetapi juga informasi teknologi dan budaya.

“Siswa-siswi beruntung dilahirkan di era yang banyak mempunyai sumber-sumber belajar. Gunakan kesempatan ini sebaik-baiknya, buku apa saja dibaca secara kritis, entah itu buku pelajaran maupun buku ketrampilan,” ucapnya.

Khoirul berharap dengan kegiatan literasi ini bisa berjalan terus walaupun kampanye berhenti hari ini. SMA Negeri 7 Semarang sudah menerapkan membaca sebelum pelajaran mulai selama 15 menit yang bertujuan untuk bisa memahami pelajaran yang akan diberikan.

Dalam gerakan literasi ini juga diadakan pementasan wayang kulit dengan dalang Ki Ahya Budiawan siswa kelas X MIPA 6 SMA Negeri 7 Semarang yang membawakan lakon Babat Wono Marto. “Selain literasi buku, siswa juga bisa melihat literasi budaya Jawa melalui pertunjukan wayang kulit,” pungkasnya.

(Cun Cahya/ CN33/ SM Network)

SMAN 7 Semarang Deklarasikan Diri sebagai Sekolah Literasi Reviewed by on . [caption id="attachment_842353" align="alignnone" width="400"] Siswa SMA Negeri 7 Semarang sedang membaca dalam rangka gerakan literasi sekolah di SMA Negeri 7 [caption id="attachment_842353" align="alignnone" width="400"] Siswa SMA Negeri 7 Semarang sedang membaca dalam rangka gerakan literasi sekolah di SMA Negeri 7 Rating: 0