Sabtu , 25 Maret 2017

Home » Semarang Metro » Satu Rumah di Bukit Leyangan Baru Rusak Terkena Material Longsor

Satu Rumah di Bukit Leyangan Baru Rusak Terkena Material Longsor

20 Maret 2017 23:06 WIB Category: Semarang Metro Dikunjungi: kali A+ / A-
DATA KERUSAKAN: Anggota SAR Bumi Serasi dan staf BPBD Kabupaten Semarang mendata kerusakan rumah milik Azis warga RT 05 RW V Perumahan Bukit Leyangan Baru, Ungaran Timur, Senin (20/3) sore. (suaramerdeka.com/Ranin Agung)

DATA KERUSAKAN: Anggota SAR Bumi Serasi dan staf BPBD Kabupaten Semarang mendata kerusakan rumah milik Azis warga RT 05 RW V Perumahan Bukit Leyangan Baru, Ungaran Timur, Senin (20/3) sore. (suaramerdeka.com/Ranin Agung)

UNGARAN, suaramerdeka.com – Tembok bagian dapur rumah milik Aziz (41) di RT 05 RW V Perumahan Bukit Leyangan Baru, Ungaran Timur jebol setelah terkena material longsor dari tebing pegembangan perumahan baru di atas rumahnya, Senin (20/3) siang. Kejadian tersebut terjadi bersamaan dengan turunnya hujan deras sekitar pukul 13.00 WIB.

“Perwakilan pengembang perumahan baru di atas rumah saya sudah datang. Katanya besok akan dibersihkan, lalu dibangun talut penguat. Bersamaan dengan itu dinding dapur juga akan diperbaiki,” kata Aziz.

Aziz mengatakan, bahwa imbas dari kejadian itu, seluruh lantai rumah kotor tertutup lumpur. Saat diperbaiki, ia bersama keluarganya berencana tinggal bersama tetangga yang jaraknya tidak jauh dari tempat tinggalnya.

“Seluruh perabotan juga dipindahkan ke rumah tetangga,” jelasnya.

Bencana longsor merupakan kali kedua menimpa rumah Aziz. Longsor sebelumnya, terjadi pada pertengahan Januari 2015 silam. Saat itu, ada tiga rumah yang terdampak. Yakni rumah Azis, Agung Pribadi (56), dan satu rumah yang belum dihuni.

Masih di lingkungan yang sama, imbas dari luapan air sawah sedikitnya 70 rumah di RT 1, 2, dan RT 5 RW V Perumahan Bukit Leyangan Baru kemasukan air hingga setinggi 50 sentimeter.

“Mayoritas perabotan warga terkena air, apalagi jika rumahnya kosong ditinggal kerja. Termasuk perabotan elektronik milik saya,” kata Iwan Marsono (42), warga RT 01 RW V.

Dia bersama warga lainnya menduga, lingkungan perumahan tersebut bisa banjir karena dampak saluran yang tidak mampu menampung limpasan air dari sawah disamping pesatnya pembangunan perumahan di sekitar tempat tinggalnya saat ini. Untuk itu, Iwan berharap pihak berwenang turun ke lapangan melihat apa yang terjadi.

“Salurannya tidak mampu menampung banjir kiriman, kami tentu khawatir air sewaktu-waktu datang lagi. Apalagi jika intensitas hujannya masih tinggi,” tegasnya.

Kalakhar BPBD Kabupaten Semarang, Heru Subroto melalui Kasi Kedaruratan dan Logistik, Joner Hutajulu mengatakan, hingga senin sore pihaknya masih berupaya menginventarisasi kerusakan akibat bencana di beberapa wilayah.

“Meski sudah ada koordinasi dengan pengembang, penanganan bencana untuk rumah saudara Aziz kita akan coba ajukan bantuan sosial kebencanaan,” ujar Joner.

Kades Leyangan, Ari Susanto menambahkan, dirinya bersama warga perumahan akan memantau penanganan kerusakan rumah di Perumahan Bukit Leyangan Baru. Terkait dengan banjir kiriman di lingkungan perumahan dan SD Negeri Leyangan menurutnya, itu disebabkan karena desain drainase yang belum disesuaikan dengan kondisi saat ini.

“Coba kita lihat perkembangannya nanti, yang jelas pengembang secara lisan sudah menyanggupi akan melakukan pembenahan bagian rumah warga yang rusak,” tandas Ari.
(Ranin Agung/CN40/SM Network)

Satu Rumah di Bukit Leyangan Baru Rusak Terkena Material Longsor Reviewed by on . [caption id="attachment_982345" align="alignnone" width="400"] DATA KERUSAKAN: Anggota SAR Bumi Serasi dan staf BPBD Kabupaten Semarang mendata kerusakan rumah [caption id="attachment_982345" align="alignnone" width="400"] DATA KERUSAKAN: Anggota SAR Bumi Serasi dan staf BPBD Kabupaten Semarang mendata kerusakan rumah Rating: 0