Sabtu , 24 Juni 2017

Home » Nasional » Perusahaan Tak Ikutkan Program Pensiun Karyawannya Akan Ditindak

Perusahaan Tak Ikutkan Program Pensiun Karyawannya Akan Ditindak

22 April 2017 0:43 WIB Category: Nasional Dikunjungi: kali A+ / A-
Foto: Istimewa

Foto: Istimewa

JAKARTA, suaramerdeka.com – Masih banyak perusahaan bandel tidak memperhatikan hak pekerjanya mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan sesuai UU Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) dan UU Badan Pelaksana Jaminan Sosial (BPJS). Terutama Jaminan Pensiun (JP).

Berdasarkan inspeksi mendadak Tim BPJS Ketenagakerjaan dan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) ternyata lebih banyak perusahaan yang bandel.

“Dari sampel 61 perusaahaan yang kami sidak hanya separuhnya yang patuh memenuhi hak pekerjanya,” kata Direktur Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Kemnaker, Maruli Apul Hasoloan, di Jakarta, Kamis.

Sampai bulan April tahun ini tim telah menyelesaikan pemeriksaan 71 perusahaan dan hasilnya sebagian besar berkomitmen segera mengikuti program JP.

“Kedepannya, setelah 71 perusahaan selesai diperiksa, kami akan lanjutkan pelaksanaan sidak pada 102 perusahaan besar yang masih membandel termasuk BUMN, untuk mengecek kepatuhan pada program Jaminan Pensiun,” kata Maruli.

Tim Pemeriksa Terpadu ini dibentuk oleh Kemnaker dan BPJS Ketenagakerjaan. Tujuan meningkatkan perluasan kepesertaan dan kepatuhan dalam penyelenggaraan jaminan sosial ketenagakerjaan.

Direktur Perluasan Kepesertaan dan HAL BPJS Ketenagakerjaan, E Ilyas Lubis, memastikan perusahaan yang diperiksa merupakan badan usaha yang berdasarkan omset pertahunnya telah wajib mengikuti program JP. Tentunya juga telah mengikuti program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Kematian (JKm).

“Kami juga ingin tahu pakah ada perusahan yang masuk kategori Perusahaan Daftar Sebagian (PDS) Tenaga Kerja, yaitu perusahaan yang belum mendaftarkan seluruh pekerjanya, dan kategori PDS Upah yaitu perusahaanyang melaporkan upah tidak sesuai dengan aturan yang berlaku, gaji pokok ditambah tunjangan tetap,” ucap Ilyas.

Pemeriksaan oleh Tim dibagi menjadi lima periode berdasarkan regional Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaaan. Periode satu sampai tiga untuk perusahaan yang terdaftar pada kantor wilayah Jawa Barat, Banten, DKI Jakarta, Jawa Timur dan Jawa Tengah.

Maruli juga menyatakan pihaknya telah mengirimkan surat kepada 192 ribu Perusahaan Wajib Belum Daftar (PWBD) dan akan mengirimkan lagi kepada 26 ribu PDS Jaminan Pensiun.

(Wahyu Atmaji/CN39/SM Network)

Perusahaan Tak Ikutkan Program Pensiun Karyawannya Akan Ditindak Reviewed by on . [caption id="attachment_938173" align="alignnone" width="400"] Foto: Istimewa[/caption] JAKARTA, suaramerdeka.com - Masih banyak perusahaan bandel tidak memperh [caption id="attachment_938173" align="alignnone" width="400"] Foto: Istimewa[/caption] JAKARTA, suaramerdeka.com - Masih banyak perusahaan bandel tidak memperh Rating: 0