Kamis , 27 April 2017

Home » Semarang Metro » Peringati Hari Kartini, Pejabat Perempuan Pemkot Jadi Petugas Upacara

Peringati Hari Kartini, Pejabat Perempuan Pemkot Jadi Petugas Upacara

21 April 2017 17:36 WIB Category: Semarang Metro Dikunjungi: kali A+ / A-
Wakil Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu menjadi pemimpin upacara memperingati Hari Kartini di Halaman Balaikota Semarang, Jumat (21/4). (suaramerdeka.com/Yulianto)

Wakil Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu menjadi pemimpin upacara memperingati Hari Kartini di Halaman Balaikota Semarang, Jumat (21/4). (suaramerdeka.com/Yulianto)

SEMARANG, suaramerdeka.com – Upacara unik digelar oleh Pemerintah Kota Semarang memperingati Hari Kartini pada 21 April ini. Unik dikarenakan upacara yang digelar di halaman balai kota petugasnya semua perempuan pejabat eselon 2 atau kepala dinas. Sementara para anak buahnya yang biasa melayani jadi peserta.

Petugas maupun peserta upacara juga mengenakan kebaya. Sementara seluruh pejabat dan pegawai laki-laki hanya sebagai peserta dan ada di barisan belakang. Pembina upacara Plt Wali Kota Semarang Hevearita G Rahayu dan komandan upacara Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, Litani Setiawati.

Meski ternyata sebelumnya tidak ada latihan, namun upacara secara umum berjalan lancar. Hanya saja para petugas upacara dinilai kaku, karena terlalu khawatir salah dan malu kalau salah karena dilihat langsung para anak buahnya.

Ita, sapaan Plt Wali Kota Semarang, menyatakan, sengaja minta para pejabat eselon 2 untuk menjadi petugas upacara. Karena kalau hanya perempuan dan pakai kebaya sudah biasa. Tapi para kepala dinas perempuan ini adalah para pejabat dan lama tidak pernah menjadi petugas upacara.

“Ini ada filosofinya, filosofinya adalah bagaimana seorang pejabat perempuan ini tidak hanya minta dilayani (bawahannya) tapi juga melayani,” katanya usai upacara di halaman balai kota, Jumat (21/4).

Menurutnya, para pejabat perempuan itu baru pertama kali menjadi petugas upacara. Tapi ia menilai luar biasa karena tidak ada yang salah, meski diakui kaku.

“Karena pakai kebaya dan sepatu hak tinggi, kalau tidak hati-hati jalannya bisa masuk sela-sela paving. Tapi ini bisa jadi contoh,” katanya.

Di Hari Kartini ini, pihaknya juga memang mewajibkan seluruh pegawai perempuan di pemkot memakai kebaya. “Saya mengucapkan Hari Kartini bagi wanita-wanita hebat di Kota Semarang, kami harap ini tidak hanya menjadi acara seremonial,” tandasnya.

Sementara komandan upacara, Litani Setiawati mengaku, mengaku menikmati menjalankan tugas tersebut. “Saya enjoy saja, katanya emansipasi wanita, kesetaraan gender, jadi ya apapun kita harus siap,” ujarnya.

Apalagi dia mengatakan ditonton orang banyak dan anak buahnya. “Jadi kalau tidak siap kita malu banget, tapi tidak sulit,” pungkasnya.
(Yulianto/CN41/SMNetwork)

Peringati Hari Kartini, Pejabat Perempuan Pemkot Jadi Petugas Upacara Reviewed by on . [caption id="attachment_1017640" align="alignnone" width="400"] Wakil Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu menjadi pemimpin upacara memperingati Hari K [caption id="attachment_1017640" align="alignnone" width="400"] Wakil Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu menjadi pemimpin upacara memperingati Hari K Rating: 0