Sabtu , 22 Juli 2017

Home » Semarang Metro » Perempuan Lebih Mudah Bangun Jejaring

Perempuan Lebih Mudah Bangun Jejaring

21 April 2017 11:08 WIB Category: Semarang Metro Dikunjungi: kali A+ / A-
Idola Business Gathering yang berlangsung di Hotel Ibis Semarang. (suaramerdeka.com/ Nugroho Wahyu Utomo)

Idola Business Gathering yang berlangsung di Hotel Ibis Semarang. (suaramerdeka.com/ Nugroho Wahyu Utomo)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Dalam dunia usaha, kaum perempuan ternyata lebih mampu membangun jejaring dengan orang lain. Bahkan banyak dibutuhkan para owner perusahaan.

Hal itu disampaikan GM Hotel Ibis Semarang, Wiwied Nurseka, saat menjadi pembicara dalam Idola Business Gathering yang digelar Idola FM Semarang, dengan tema: Perempuan Berwirausaha: Keluarga dan Bangsa Jadi Sejahtera, di Hotel Ibis Semarang, Jumat (21/4).

“Perempuan lebih banyak dibutuhkan owner untuk jadi pemimpin atau mampu membangun jejaring, mungkin karena dianggap mampu berkomunikasi lebih baik, lembut tetapi tegas. Di lingkungan Accor Group ini perempuan dibina untuk menjadi pemimpin. Kebetulanada Woman at Accor Generation, dengan tujuan mendorong perempuan untuk menjadi pemimpin,” kata Wiwied.

Dia menambahkan, bahwa dari 150 GM Accor Group di seluruh Indonesia, 15 persen GM-nya adalah perempuan.

Sementara Direktur Polimarin Semarang, Sri Tuti Rahayu mengatakan, bahwa perempuan mampu membangun jejaring itu karena didukung upaya nekat dan tekad, sepanjang itu positif.

“Kami dengan jiwa enterpreanur yang ada, telah mengembangkan Polimarin guna membina para pelaut untuk mengirimkan produk-produk anda semua ke luar negeri,” kata Sri Tuti Rahayu, di hadapan para perempuan pengusaha yang hadir di acara tersebut.

Soal jatuh bangun dalam dunia usaha, menurut Fashion Designer, Ina Priyono, adalah hal yang wajar. Menurutnya, jatuh bangun yang dialami di usaha busana muslimnya adalah faktor tenaga kerja. Terutama keterampilan.

“Namun kini saya tidak cuma membuka usaha busana muslim. Karena akhirnya saya bisa membuka usaha developer. Hal ini karena nekat lantaran di developer, mayoritas kaum pria. Saya juga ingin membuka dunia usaha itu, dan berhasil,” kata Ina Priyono.

Owner Basilia Grup, Indriati Tri Kusumastuti, juga sependapat dengan Ina Priyono. Bahwa jatuh bangun sebuah usaha adalah manusiawi. Kebetulan sejak kecil, sudah ingin punya usaha. Hingga akhirnya setelah mendapat motivasi dari keluarga, usahanya bisa berjalan lancar.

Namun untuk membangun jejaring, bukan sekadar modal nekat seperti yang diungkapkan Sri Tuti Rahayu. Bagi Owner Batik Muria, Yuli Astuti, bahwa perempuan untuk dapat membangun jejaring di dalam usaha, juga dibutuhkan kepedulian.

Seperti halnya saat dia dulu mengawali dunia usaha di dunia batik khas Kudus yang kemudian berkembang menjadi Batik Muria. Dia peduli lantaran, batik Kudus telah punah, dan ingin membangkitkan lagi. Kini usahanya telah membuahkan hasil, dan Batik Muria telah melanglang buana.

(Nugroho Wahyu Utomo/ CN33/ SM Network)

Perempuan Lebih Mudah Bangun Jejaring Reviewed by on . [caption id="attachment_1017533" align="alignnone" width="400"] Idola Business Gathering yang berlangsung di Hotel Ibis Semarang. (suaramerdeka.com/ Nugroho Wah [caption id="attachment_1017533" align="alignnone" width="400"] Idola Business Gathering yang berlangsung di Hotel Ibis Semarang. (suaramerdeka.com/ Nugroho Wah Rating: 0