Selasa , 25 April 2017

Home » Suara Muria » Perbaikan Dua Jembatan Tunggu Tahun Depan

Perbaikan Dua Jembatan Tunggu Tahun Depan

Kerusakan Infrastruktur Capai Rp 23 Miliar

18 Maret 2017 1:36 WIB Category: Suara Muria Dikunjungi: kali A+ / A-
Jembatan di Desa Tempellemahbang, Kecamatan Jepon, Blora, yang roboh setelah diterjang derasnya arus sungai. (suaramerdeka.com/Abdul Muiz)

Jembatan di Desa Tempellemahbang, Kecamatan Jepon, Blora, yang roboh setelah diterjang derasnya arus sungai. (suaramerdeka.com/Abdul Muiz)

BLORA, suaramerdeka.com- Kerusakan infrastruktur jalan dan jembatan di Blora akibat bencana banjir mencapai Rp 23 miliar.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) belum akan membangun kembali sebagian jalan dan jembatan yang rusak tersebut karena dananya belum dianggarakan dalam APBD 2017.

Kepala DPUPR Samgautama Karnajaya mengemukakan, sejumlah ruas jalan dan jembatan di Blora mengalami kerusakan akibat bencana banjir yang terjadi awal tahun ini.

Kerusakan tersebut diantaranya robohnya jembatan Ngampel yang menghubungkan Desa Ngampel menuju Desa Plantungan Kecamatan Blora serta jembatan Tempel yang menghubungkan Desa Tempelemahbang Kecamatan Jepon menuju Desa Jiworejo Kecamatan Jiken. Sedangkan APBD Blora 2017 sudah ditetapkan pada bulan Desember 2016.

‘’Untuk membangun kembali jembatan atau jalan yang rusak akibat bencana banjir yang terjadi awal tahun ini, tentu dananya harus dianggarkan dulu dalam APBD. Karena dananya belum dianggarkan, pembangunannya belum bisa dilakukan tahun ini,’’ ujarnya, Jumat (17/3).

Samgautama Karnajaya yang juga pernah menjabat kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) mengatakan, pengalihan anggaran untuk memperbaiki jembatan yang roboh di Desa Ngampel dan Desa Tempellemahbang tidak bisa dilakukan.

Sebab, jembatan tersebut bukan berada di ruas jalan yang telah dianggarkan dananya untuk diperbaiki tahun ini. Namun Samgautama menyatakan, perbaikan kedua jembatan itu bisa saja dilakukan tahun ini. Yakni melalui dana yang dianggarkan dalam perubahan APBD 2017.

‘’Hanya saja itu bisa dilakukan jika perubahan APBD 2017 ditetapkan maksimal bulan Agustus 2017,’’ tandasnya.

Lebih lanjut Samgautama menjelaskan, pembangunan infrastruktur membutuh proses penganggaran dan juga proses pelaksanaan. Yakni mulai dari tahap lelang hingga pengerjaan di lapangan. Proses-proses tersebut memerlukan waktu yang tidak singkat.

Samgautama Karnajaya mengungkapkan, pihaknya tahun ini akan melakukan perbaikan jalan dan jembatan yang rusak akibat banjir yang terjadi tahun lalu. Jembatan yang bakal diperbaiki tersebut adalah jembatan di Desa Ngadipurwo Kecamatan Blora serta jalan longsor yang menghubungkan Kecamatan Banjarejo dengan Kecamatan Ngawen.

‘’Dananya sudah dianggarkan dalam APBD 2017, namun lelangnya masih dalam proses,’’ ungkapnya.

(Abdul Muiz/CN34/SM Network)

Perbaikan Dua Jembatan Tunggu Tahun Depan Reviewed by on . [caption id="attachment_979316" align="alignnone" width="400"] Jembatan di Desa Tempellemahbang, Kecamatan Jepon, Blora, yang roboh setelah diterjang derasnya a [caption id="attachment_979316" align="alignnone" width="400"] Jembatan di Desa Tempellemahbang, Kecamatan Jepon, Blora, yang roboh setelah diterjang derasnya a Rating: 0