Kamis , 27 April 2017

Home » Suara Banyumas » Pengemudi Bentor Kehilangan Mata Pencaharian

Pengemudi Bentor Kehilangan Mata Pencaharian

21 April 2017 16:36 WIB Category: Suara Banyumas Dikunjungi: kali A+ / A-
(suaramerdeka.com/dok)

(suaramerdeka.com/dok)

BANYUMAS, suaramerdeka.com – Sejumlah pengemudi becak motor (bentor) di wilayah Sokaraja, sejak sepekan terakhir memilih mengandangkan armadanya. Hal itu menyusul larangan operasional bentor, khususnya di jalan raya.

Ketua Paguyuban Bentor Mekar Sari, Akhmad Khadis, mengemukakan larangan operasional bentor di jalan raya justru menimbulkan persoalan baru. Sebagian besar pengemudi bentor kini tidak lagi memiliki mata pencaharian.

“Masih ada yang tetap beroperasi, satu, dua paling, ada juga beberapa yang berlalih ke becak ontel. Sebagian besar sekarang jadi pengangguran, saya juga di rumah saja, paling menerima order dari tetangga kalau ada yang mau ke puskesmas atau rumah sakit,” katanya, Jumat (21/4).

Menurut dia pengemudi bentor, pengayuh becak ontel dan sopir angkutan desa (angkudes) melakukan mediasi yang difasilitasi jajaran Muspika. Dalam pertemuan yang digelar pekan lalu itu disepakati bentor hanya boleh beroperasi di jalan pedesaan.

Pada kesempatan berbeda, Kasi Rekayasa dan Prasarana Lalu Lintas Angkutan Jalan Dinas Perhubungan (Dinhub) Banyumas, R Hermawan, mengatakan tidak dapat mengakomodasi usulan legalisasi operasional bentor.
(Fadlan M Zain/CN41/SMNetwork)

Pengemudi Bentor Kehilangan Mata Pencaharian Reviewed by on . [caption id="attachment_153036" align="alignnone" width="400"] (suaramerdeka.com/dok)[/caption] BANYUMAS, suaramerdeka.com - Sejumlah pengemudi becak motor (ben [caption id="attachment_153036" align="alignnone" width="400"] (suaramerdeka.com/dok)[/caption] BANYUMAS, suaramerdeka.com - Sejumlah pengemudi becak motor (ben Rating: 0