Minggu , 26 Maret 2017

Home » Suara Kedu » Pengembangan Tembakau Kemloko Oleh China Resahkan Petani

Pengembangan Tembakau Kemloko Oleh China Resahkan Petani

19 Maret 2017 23:00 WIB Category: Suara Kedu Dikunjungi: kali A+ / A-
TEMBAKAU KEMLOKO: Tanaman tembakau Kemloko asli Temanggung tumbuh subur di lereng Gunung Sumbing-Sindoro. Keberadaan Kmeloko saat ini terancam dengan adanya pengembangan di negara China.

TEMBAKAU KEMLOKO: Tanaman tembakau Kemloko asli Temanggung tumbuh subur di lereng Gunung Sumbing-Sindoro. Keberadaan Kmeloko saat ini terancam dengan adanya pengembangan di negara China.

TEMANGGUNG, suaramerdeka.com – Keterpurukan petani tembakau karena gagal panen pada 2016, gempuran tembakau impor dan belum disahkannya RUU Pertembakauan menjadi UU Pertembakauan, semakin bertambah saja. Pasalnya, saat ini China tengah mengembangkan ribuan hektare tembakau asli Temanggung yang kerap disebut jenis Kemloko 1. Hal ini membuat resah para petani, sebab dapat mengurangi daya jual tembakau mereka.

Sutopo, petani asal Dusun Lamuk, Desa Legoksari, Kecamatan Tlogomulyo, Kabupaten Temanggung mengatakan, informasi tersebut sangat akurat kebenarannya berdasarkan penyelidikan oleh pegiat tembakau dari Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI). Selain tembakau jenis Kemloko 1 yang selama ini menjadi primadona, China juga mengembangkan tembakau Madura.

“China mengembangkan sekitar 200 ribu hektare, ada videonya yang membawa orang kita varietasnya Kemloko 1 asli Temanggung. Mereka menanam di Yunan di ketinggian sekitar 2.000 mdpl sejak dua tahun lalu. Teman kita ada yang kuliah di sana dan telah melakukan pengecekkan. Bahkan tembakau jenis Prancak dari Madura malah sudah empat tahun di kembangkan di sana, ini jelas sangat mengancam sekali,” ujarnya, Minggu (19/3).

Tembakau varietas kemloko dikenal memiliki keunggulan hasil dan mutu tinggi, tahan penyakit lanas, puru akar, tahan hama kutu daun. Lahan penanamannya di Temanggung bervariasi mulai 600-1.500 mdpl, pada topografi datar, berbukit sampai pada lereng-lereng gunung pada tanah regosol dan latosol dengan tekstur lempung, lempung berpasir serta bertekstur pasir.

Kemloko jika ditanam di area tegal gunung dengan kondisi alam baik, bisa menghasilkan tembakau Srintil yang dikenal memiliki mutu terbaik nomor satu dunia. Di mana harganya bisa mencapai ratusan ribu hingga jutaan rupiah per kilogramnya. Tembakau Srintil selama ini menjadi dambaan atau keberuntungan bagi kaum tani di Temanggung, sebab tidak semua lahan bisa tumbuh Srintilnya.

Ada pun tembakau Prancak merupakan varietas khas Madura yang beraroma khas untuk rokok kretek ini, dikabarkan telah dikembangkan juga di Provinsi Yunan. Hal ini dikhawatirkan para petani tembakau di tanah air, karena bisa saja menggeser pasaran tembakau lokal di pabrikan. Sehingga akan merugikan bahkan mematikan petani Indonesia.

“Petani meminta pemerintah memperhatikan petani tembakau tanah air dengan adanya filter dari gempuran tembakau dari luar negeri. Sebab pasar yang paling empuk adalah Indonesia. Nah, sekarang ini selain diserang impor, petani sedang dipusingkan pula dengan kondisi cuaca serta belum disahkannya RUU Pertembakauan menjadi UU Pertembakauan. Sehingga posisi petani tembakau itu sangat lemah atau tidak punya bargaining (nilai tawar),” katanya.

Ketua Hubungan Antar Lembaga Dewan Pimpinan Nasional Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI), Yudha Sudarmaji (45), menuturkan, serbuan impor tembakau terbanyak dari China, dan terakumulasi hingga saat ini 250 ribu ton setelah ada tambahan impor dari negera lain seperti Zimbabwe, Turki, India.

“Saat ini kita tengah digempur oleh masuknya tembakau impor secara besar-besaran, padahal tembakau luar seperti varietas Virginia bisa ditanam di NTB jadi kenapa harus impor. Kalau kita pas panen terus digelontori tembakau dari China ya mana laku tembakau kita, kasihan petani di sinililah peran pemerintah dibutuhkan. Tembakau impor di mata industri juga enak karena tidak ada social cost ke petani, dengan satu transaksi mereka bisa mendatangkan ribuan ton, ketiga bisa di hutang, dan tidak ada biaya masuk,” terangnya.
(Raditia Yoni Ariya/CN40/SM Network)

Pengembangan Tembakau Kemloko Oleh China Resahkan Petani Reviewed by on . [caption id="attachment_980930" align="alignnone" width="400"] TEMBAKAU KEMLOKO: Tanaman tembakau Kemloko asli Temanggung tumbuh subur di lereng Gunung Sumbing- [caption id="attachment_980930" align="alignnone" width="400"] TEMBAKAU KEMLOKO: Tanaman tembakau Kemloko asli Temanggung tumbuh subur di lereng Gunung Sumbing- Rating: 0