Minggu , 26 Maret 2017

Home » Suara Muria » Pebisnis Online Harus Punya Jiwa Petarung

Pebisnis Online Harus Punya Jiwa Petarung

19 Maret 2017 19:24 WIB Category: Suara Muria Dikunjungi: kali A+ / A-
GITAR LOKAL: Perajin gitar listrik lokal dari Desa Gribig, Kecamatan Gebog, Kudus mengecek kualitas gitar yang akan didistribusikan ke konsumen, yang sebagian dijual melalui online. (suaramerdeka.com/Ruli Aditio)

GITAR LOKAL: Perajin gitar listrik lokal dari Desa Gribig, Kecamatan Gebog, Kudus mengecek kualitas gitar yang akan didistribusikan ke konsumen, yang sebagian dijual melalui online. (suaramerdeka.com/Ruli Aditio)

KUDUS, suaramerdeka.com – Memang tidak mudah menjalankan bisnis online, selain sudah banyak pemain tantangan lainnya adalah konsisten dari dalam diri. Sehingga apabila tidak total dalam menjalankan bisnis tersebut maka tidak akan lama bertahan. Di samping itu pebisnis online juga harus bisa membaca situasi, serta tren produk mau pun pangsa pasar yang sedang berlangsung. Sebab ada kecenderungan setiap tahun muncul fenomena baru perdagangan.

Hal ini disampaikan oleh praktisi bisnis online, Tommy Arno Funz saat diskusi wirausaha bisnis online, Minggu (19/3). Ia menuturkan, saat ini pebisnis online mulai menjamur bak cendawan di musim hujan, hanya saja persentase yang bertahan hanya sedikit.

“Ini dikarenakan mereka tidak memiliki jiwa petarung dan tidak sabar dalam menghadapi proses yang saat ini sedang berlangsung,” katanya.

Ia menuturkan, sebenarnya pola perdagangan di bisnis online sama seperti perdagangan biasa. Hanya saja yang membedakan adalah mekanismenya.

“Persoalannya pelaku bisnis online yang masih pemula, sebagian masih terlalu mengikuti euforia dan akhirnya aktivitas jual belinya tidak berlanjut, dan hal tersebut disayangkan, karena bisa mendatangkan pemasukan finansial,” terangnya.

Strategi

Tommy menambahkan, masing-masing pebisnis online tentunya memiliki strategi tersendiri agar eksistensi usahanya bisa berlangsung sampai jangka panjang.

“Ibaratnya, jangan meletakkan telur di satu keranjang saja. Artinya, ada banyak situ online di Indonesia, oleh karena itu manfaatkanlan sebagai media promosi yang menjanjikan,” jelasnya.

Menurutnya, ada banyak skema dalam bisnis online, yakni dropship atau reseller.

“Biasanya orang berjualan barang atau jasa tentunya harus memiliki tempat serta stok barang. Hal ini berbeda dengan bisnis online, karena tidak perlu memikirkan hal tersebut, dan hanya bermodalkan jaringan produsen barang yang dijual,” paparnya.

Untuk pola dropship, lanjut dia, biasanya sebagai penjual melakukan promosi dengan media sosial misalnya meminjam foto produk. Ketika konsumen tertarik membeli maka sebagai penjual tinggal menghubungi produsen agar barang dikirim ke alamat pemesan.

“Kemudian untuk pebisnis online pemula biasanya menggunakan pola reseller, jadi menyediakan barang yang dikirim ke konsumen,” tandasnya.
(Ruli Aditio/CN40/SM Network)

Pebisnis Online Harus Punya Jiwa Petarung Reviewed by on . [caption id="attachment_980853" align="alignnone" width="400"] GITAR LOKAL: Perajin gitar listrik lokal dari Desa Gribig, Kecamatan Gebog, Kudus mengecek kualit [caption id="attachment_980853" align="alignnone" width="400"] GITAR LOKAL: Perajin gitar listrik lokal dari Desa Gribig, Kecamatan Gebog, Kudus mengecek kualit Rating: 0