Kamis , 27 April 2017

Home » Semarang Metro » Pasar Darurat Simongan Berpotensi Picu Kemacetan

Pasar Darurat Simongan Berpotensi Picu Kemacetan

21 April 2017 21:45 WIB Category: Semarang Metro Dikunjungi: kali A+ / A-
MENGERJAKAN: Pekerja tengah menyelesaikan pembangunan pasar darurat Simongan di Jalan WR Supratman, Jumat (21/4). (suaramerdeka.com/Siswo Ariwibowo)

MENGERJAKAN: Pekerja tengah menyelesaikan pembangunan pasar darurat Simongan di Jalan WR Supratman, Jumat (21/4). (suaramerdeka.com/Siswo Ariwibowo)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Pembangunan pasar darurat Simongan di Jl WR Supratman sudah hampir selesai, diperkirakan akhir April sudah bisa di tempati. Namun, pembangunan pasar darurat yang berada di bahu jalan dikeluhkan warga, karena bisa menimbulkan kemacetan.

Pasar tersebut dibangun untuk tempat relokasi pedagang di Pasar Simongan. Adapun Pasar Simongan akan direvitaliasi dengan anggaran bantuan dari Kementerian Perdagangan. Dipilihnya pembangunan di Jl Supratman, karena dekat dengan Pasar Simongan. “Pasar darurat kuk dibangun di bahu jalan. Kini jalan menjadi sempit dan bisa memicu terjadinya kemacetan. Harusnya dibangun di tanah lapanga, sehingga tidak mengganggu fungsi jalan,” ujar Yanto (35), Warga Simongan, Semarang Barat, Jumat (21/4).

Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang, Fajar Purwoto menjelaskan, Jl Supratman memiliki lebar sekitar 16 meter. Pihaknya hanya memanfaatkan lima meter dari lebar jalan tersebut. Dipilihnya jalan tersebut, karena tidak ada tanah lapang di dekat Pasar Simongan.

Fajar menambahkan, pasar darurat tersebut hanya akan ada selama Pasar Simongan direvitaliasi. Ada sekitar 204 pedagang yang menempati. Saat ini, revitaliasi Pasar Simongan akan dilelangkan. Diharpkan selesai pada akhir tahun. “Kami sudah melakukan sosialiasi kepada warga dan pedagang terkait revitaliasi ini. Pasar darurat sifatnya hanya sementara, setelah Pasar Simongan selesai dibangun, pasar darurat tersebut akan dibongkar,” sambung Fajar.

Plt Kepala Dinas Perhubungan Kota Semarang, Tri Wibowo menuturkan, revitaliasi Pasar Simongan merupakan program pemerintah tahun ini. Untuk relokasi memang dicarikan tempat yang tidak terlalu jauh. Karena lahan terbatas, maka memanfaatkan bahu jalan. “Saya rasa tidak masalah. Jalan WR Supratman sangat lebar, dan volume kendaraan tidak terlalu padat. Karenanya, masih memungkinkan untuk dibangun pasar darurat. Nantinya kami akan lengkapi rambu-rambu petunjuk, hingga pengguna jalan tidak terganggu,” sambung Tri Wibowo.

Sementara itu, beberapa pedagang menginginkan agar relokasi dilakukan setelah Lebaran. Tetapi pihak Dinas Perdagangan tetap menginginkan kepindahan secepatnya. “Para pedagang ingin pindah setelah Lebaran, agar tidak repot memindah barang,” kata Tri Wahyuni (34), salah satu pedagang Pasar Simongan, Jumat (21/4).

(Hendra Setiawan/CN38/SM Network)

Pasar Darurat Simongan Berpotensi Picu Kemacetan Reviewed by on . [caption id="attachment_1017717" align="alignnone" width="400"] MENGERJAKAN: Pekerja tengah menyelesaikan pembangunan pasar darurat Simongan di Jalan WR Supratm [caption id="attachment_1017717" align="alignnone" width="400"] MENGERJAKAN: Pekerja tengah menyelesaikan pembangunan pasar darurat Simongan di Jalan WR Supratm Rating: 0