Kamis , 30 Maret 2017

Home » Suara Kedu » Minim, Pemahaman Desa tentang Informasi Publik

Minim, Pemahaman Desa tentang Informasi Publik

21 Maret 2017 11:23 WIB Category: Suara Kedu Dikunjungi: kali A+ / A-
Ilustrasi: istimewa

Ilustrasi: istimewa

YOGYAKARTA, suaramerdeka.com - Hingga saat ini masih banyak pemerintah desa yang belum memahami apalagi menerapkan keterbukaan informasi publik. Padahal selaku badan publik, desa memiliki kewajiban untuk mengimplementasikan UU Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

Karena itu, Komisi Informasi (KI) DIY berinisiatif mengadakan sosialisasi mengenai keterbukaan informasi publik kepada masyarakat dan aparatur pemerintahan desa. Awal pekan ini, sosialisasi menyasar Desa Triharjo, Sleman dengan peserta dari kalangan pegawai kantor desa, PKK, BPD, Karang taruna, kelompok informasi masyarakat, dan dukuh.

“Tantangan terbesar dalam penerapan keterbukaan informasi publik ini adalah pemerintah desa belum terbiasa memposisikan diri sebagai badan publik. Padahal selama ini, sebagian besar sengketa informasi yang ditangani kami berlokasi di desa, kebanyakan di bidang pertanahan,” kata anggota KI DIY, Suharnanik Listiana, Selasa (21/3).

Secara umum, masalah pertanahan memang mendominasi sengketa informasi yang ditangani pihaknya. Sepanjang tahun 2016, KI DIY menangani 17 sengketa. Dari jumlah itu, aduan didominasi masalah pertanahan sebanyak 11 sengketa atau 64 persen.

Sisanya adalah sengketa mengenai perpajakan sebanyak 2 sengketa atau 12 persen, pengadilan sebanyak 2 sengketa atau 12 persen, serta izin perceraian dan gangguan masing-masing sebanyak 1 sengketa atau 6 persen.

Dia berharap melalui kegiatan sosialisasi ini pemerintah desa bisa memahami dan menerapkan standarisasi keterbukaan informasi publik. Minimal dengan membentuk Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID). “Jangan sampai terjadi masyarakat sudah memiliki kesadaran tinggi mengenai keterbukaan informasi publik, tapi desa belum siap menerapkannya,” ujar Suharnanik.

(Amelia Hapsari/ CN33/ SM Network)

Minim, Pemahaman Desa tentang Informasi Publik Reviewed by on . [caption id="attachment_983408" align="alignnone" width="400"] Ilustrasi: istimewa[/caption] YOGYAKARTA, suaramerdeka.com - Hingga saat ini masih banyak pemerin [caption id="attachment_983408" align="alignnone" width="400"] Ilustrasi: istimewa[/caption] YOGYAKARTA, suaramerdeka.com - Hingga saat ini masih banyak pemerin Rating: 0