Minggu , 30 April 2017

Home » Pilkada Serentak 2017 » Menerapkan Perda Syariah Tak Masuk dalam Rencana Anies Baswedan

Menerapkan Perda Syariah Tak Masuk dalam Rencana Anies Baswedan

20 April 2017 8:06 WIB Category: Pilkada Serentak 2017 Dikunjungi: kali A+ / A-
Foto: ISTIMEWA

Foto: ISTIMEWA

JAKARTA, suaramerdeka.com – Menerapkan peraturan daerah (Perda) Syariah Islam saat memimpin ibu kota nantinya dipastikan tak masuk dalam rencana Calon Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Isu penerapan Perda Syariah melalui beberapa spanduk sempat menerpa Anies yang memenangkan hasil hitung cepat beberapa lembaga survei, saat masa kampanye putaran kedua Pilkada DKI Jakarta 2017.

“Kita tidak menanggapi isu yang bukan kita buat. Yang kita janjikan adalah yang ada di dalam 23 janji kerja itu. Yang di luar itu memang kita tak pernah merencanakan,” ujar Anies di Kantor DPP Partai Gerindra, Jakarta.

Ditegaskan Anies, pihaknya tidak terpengaruh atas stigma atau persepsi yang menilai adanya rencana peraturan tersebut. Sebab, Anies berkata, dia dan Sandiaga Uno hanya akan bekerja berlandaskan undang-undang dan 23 janji kerja saat masa kampanye.

“Itu (perda syariah) tidak pernah jadi janji. Jadi kalau ada yang bilang begitu, kan ada yang bilang juga Pak Anies menikah lagi, terus masak saya jawabin juga? Nggak lah. Stigma terserah saja. Istri saya satu, saya mencintai dia dan selamanya bersama dia. Tidak usah saya pidato soal yang itu,” ujarnya.

Menurut Anies, rencana penerapan Perda Syariah di Jakarta termasuk dalam 94 fitnah yang ditujukan kepadanya hingga hari ini. Sehingga, dirinya enggan menanggapi lebih jauh isu tersebut.

(CNN / CN26)

Menerapkan Perda Syariah Tak Masuk dalam Rencana Anies Baswedan Reviewed by on . [caption id="attachment_164857" align="alignnone" width="400"] Foto: ISTIMEWA[/caption] JAKARTA, suaramerdeka.com - Menerapkan peraturan daerah (Perda) Syariah [caption id="attachment_164857" align="alignnone" width="400"] Foto: ISTIMEWA[/caption] JAKARTA, suaramerdeka.com - Menerapkan peraturan daerah (Perda) Syariah Rating: 0