Sabtu , 25 Maret 2017

Home » Pringgitan » Budaya jawa » Membaca Sawan pada Anak

Membaca Sawan pada Anak

23 Januari 2017 16:22 WIB Category: Budaya jawa, Pringgitan, Tradisional Dikunjungi: kali A+ / A-
Foto: Vemale

Foto: Vemale

Ada juga proses penyembuhan yang mengacu pada primbon Betaljemur Adammakna. Dalam primbon tertulis, ada sejumlah bahan yang harus dicari untuk membuat ramuan.

SERINGKALI seorang anak mendadak menangis kencang atau rewel tanpa sebab yang jelas. Dalam tradisi Jawa, perilaku tak normal ini acapkali disebut dengan sawan atau saben (dalam bahasa Madura).

Anak yang terkena sawan, selain menangis rewel, suhu tubuhnya juga kerap meningkat dari normal. Penyakit ini dipercaya disebabkan oleh perilaku si ibu yang menyusui anaknya.

Kasus sawan sering menimpa anak usia bayi (balita). Ada beberapa macam jenis sawan, seperti sawan mayit, sawan manten, sawan wedus, serta sawan angin. Namun yang paling sering terjadi adalah sawan mayit dan sawan manten.

Sawan manten biasanya terjadi ketika seorang ibu dan anaknya yang masih balita menghadiri sebuah resepsi pernikahan. Saat pulang, si anak mulai mengalami gejala sawan, yaitu panas meninggi dan menjadi rewel.

Lebih ngeri untuk yang tertimpa sawan mayit. Konon untuk menyembuhkannya, seorang anak yang terkena sawan harus dimandikan dengan tanah kuburan dan beberapa helai daun nangka yang sudah jatuh di tanah.

Penyembuhan Ala Primbon

Antisipasi dan penyembuhan sawan terbilang unik. Bila si anak mengalami sawan wedus (kambing), maka biasanya tulang kambing sisa, harus dibakar hingga gosong untuk kemudian dicampur dengan minyak. Ramuan ini dipercaya dapat menyembuhkan panas dan perilaku rewel si anak.

Sedangkan pada kasus sawan manten, si ibu biasanya meminta sedikit bunga yang digunakan oleh kedua mempelai. Bunga tersebut dibawa oleh si ibu dengan mengikatkannya di ujung kain gendongan si anak.

Ada juga proses penyembuhan yang mengacu pada primbon Betaljemur Adammakna. Dalam primbon tertulis, ada sejumlah bahan yang harus dicari untuk membuat ramuan. Yakni inggu, batang suruh/sirih, dlingo, serta bawang.

Cara membuatnya, semua bahan tersebut dicuci bersih terlebih dahulu. Selanjutnya bahan ditumbuk jadi satu, lalu diberikan sedikit air dan garam secukupnya. Campuran tersebut kemudian diperas untuk diambil airnya, dan diminumkan pada anak yang terkena sawan sambil membaca niat meminta kesembuhan sesuai agama masing-masing.

Selain itu, ramuan campuran daun legundi dan bawang merah juga dipercaya bisa menyembuhkan sawan. Caranya, semua bahan ditumbuk halus, diberi garam dan air secukupnya, lalu disaring. Air hasil saringan diminum kan pada anak yang terkena sawan.
(Fadhil/CN41/SMNetwork)

Membaca Sawan pada Anak Reviewed by on . [caption id="attachment_918309" align="alignnone" width="400"] Foto: Vemale[/caption] Ada juga proses penyembuhan yang mengacu pada primbon Betaljemur Adammakna [caption id="attachment_918309" align="alignnone" width="400"] Foto: Vemale[/caption] Ada juga proses penyembuhan yang mengacu pada primbon Betaljemur Adammakna Rating: 0