Selasa , 27 Juni 2017

Home » Suara Muria » Masyarakat Diedukasi Peduli Obat dan Pangan Aman

Masyarakat Diedukasi Peduli Obat dan Pangan Aman

18 Maret 2017 10:23 WIB Category: Suara Muria Dikunjungi: kali A+ / A-
Ilustrasi: Istimewa

Ilustrasi: Istimewa

BLORA, suaramerdeka.com – Banyaknya kasus peredaran obat illegal, jamu, kosmetik dan makanan yang tidak aman dan merugikan masuarakat, membuat Komisi IX DPR RI turun tangan.

Anggota Komisi IX DPR RI H Imam Suroso mengajak Badan Pengawas Obat dan Makanan (POM) turun langsung menyosialisasikan sekaligus mengedukasi masyarakat dalam rangka Gerakan Nasional Peduli Obat dan Pangan Aman. Seperti yang dilakukan di pendopo Kecamatan Cepu, Blora, Jumat (17/3).

‘’Kami memilih tema peduli obat dan pangan aman ini dilatarbelakangi banyaknya kasus di seputar obat dan makan yang beredar di masyarakat. Kami ingin masyarakat memahami obat dan makanan yang aman itu seperti apa, makanya kami minta Badan POM turun langsung ke masyarakat,’’ ujar Imam Suroso.

Anggota DPR RI dari Dapil III Jateng ini menyatakan, tak hanya di Blora, sosialisasi dan edukasi serupa juga akan dilakukan di sejumlah daerah di Jateng terutama di Dapil III (Blora, Rembang, Pati dan Grobogan). ‘’Ini sebagai salah satu bentuk tanggungjawab kami untuk mengedukasi masyarakat,’’ tandas Imam Suroso.

Sosialisasi dan edukasi peduli obat dan pangan aman disampaikan langsung Kepala Balai Besar POM Semarang, Endang Pudjiwati. Panjang lebar Endang Pudjiwati menjelaskan obat dan pangan aman kepada ribuan masyarakat yang hadir dalam sosialisasi tersebut.

Selain diikuti warga, sosialisasi tersebut dihadiri pula Camat Cepu Djoko Sulistiyono, Kapolsek AKP Slamet, Danramil Cepu serta anggota DPRD Blora Irma Isdiana dan Kartini.

‘’Segera laporkan kepada kami jika mengetahui adanya obat maupun produk pangan yang diduga tidak aman. Kami akan segera tindak lanjuti,’’ ujar Endang Pudjiwati sembari menyebutkan nomor handphone miliknya.

Menurutnya, masyarakat bisa mengecek produk terdaftar di Badan POM melalui Handpone. Aplikasinya bisa didonwload di playstore dengan mengeklik cek BPOM. Endang Pudjiwati menjelaskan, obat wajib dilengkapi informasi pada kemasan obat dan brosur atau leaflet. Saat membeli obat, masyarakat harus memperhatikan penandaan antara lain nama obat dan zat aktif, logo obat, nomor izin edar atau nomor registrasi.

‘’Batas kadaluarsa juga harus dicek. Jangan membeli produk maupun obat yang kedaluarsa,’’ tandasnya.

Endang Pudjiwati juga menjelaskan apa yang dimaksud dengan obat illegal. Menurutnya, obat illegal adalah obat yang tidak memiliki nomor izin edar (tidak terdaftar di Badan POM). Sehingga tidak terjamin keamanan, mutu dan khasiatnya.

Selain obat, Endang Pudjiwati juga menjelaskan komestik yang aman. Ada lima langkah cerdas memilih kosmetik. Yakni dengan memperhatikan kemasan, label, izin edar berupa notifikasi, kegunaan dan cara penggunaan serta memperhatikan kedaluarsa.

(Abdul Muiz/CN19/SMNetwork)

Masyarakat Diedukasi Peduli Obat dan Pangan Aman Reviewed by on . [caption id="attachment_280221" align="alignnone" width="400"] Ilustrasi: Istimewa[/caption] BLORA, suaramerdeka.com - Banyaknya kasus peredaran obat illegal, j [caption id="attachment_280221" align="alignnone" width="400"] Ilustrasi: Istimewa[/caption] BLORA, suaramerdeka.com - Banyaknya kasus peredaran obat illegal, j Rating: 0