Minggu , 25 Juni 2017

Home » Suara Muria » Kuota Sekolah Pinggiran di Rembang Belum Terpenuhi

Kuota Sekolah Pinggiran di Rembang Belum Terpenuhi

20 Juni 2017 5:48 WIB Category: Suara Muria Dikunjungi: kali A+ / A-
 DAFTAR ULANG: Sejumlah calon peserta didik baru di SMKN 1 Rembang sedang antre untuk melakukan daftar ulang setelah dinyatakan lolos dalam seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). (suaramerdeka.com/Ilyas al-Musthofa)

DAFTAR ULANG: Sejumlah calon peserta didik baru di SMKN 1 Rembang sedang antre untuk melakukan daftar ulang setelah dinyatakan lolos dalam seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). (suaramerdeka.com/Ilyas al-Musthofa)

REMBANG, suaramerdeka.com – Sejumlah SMK pinggiran di Kabupaten Rembang hingga penutupan waktu pendaftaran masih belum mampu menutup kuota jumlah siswa baru. Praktis di Kabuoaten Rembang hanya ada dua SMK Negeri yang kuotanya terpenuhi.

Dua sekolah yang sudah berhasil memenuhi kuota siswa baru tersebut masing-masing adalah SMKN 1 Rembang dan SMKN 1 Sedan. Semua jurusan di SMKN 1 Rembang telah terisi oleh total 540 siswa baru.

Sedangkan di SMKN 1 Sedan, dua jurusan, masing-masing Teknik Kendaraan Ringan (TKR) dan Tata Busana kuotanya sudah terisi oleh sedikitnya 216 siswa. Jurusan TKR 5-6 rombongan belajar (rombel) sedangkan Tata Busana 1 rombel.

Kepala Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK se-Kabupaten Rembang, Singgih Darjanto mengatakan, SMK Negeri yang hingga kini belum terpenuhi kuotanya masing masing adalah SMKN 2 Rembang, SMKN 1 Gunem, SMKN 1 Sumber serta SMKN 1 Sale.

Di SMKN 2 Rembang, jurusan yang sudah terpenuhi kuotanya adalah Teknik Penangkapan Ikan dan Teknik Permesinan. Sedangkan jurusan yang belum terpenuhi kuotanya adalah Nautika Kapal Penangkap Ikandan Agro Bisnis Perikanan.

“Angka riil yang belum tercukupi di SMKN 2 Rembang belum bisa dipastikan. Yang jelas ada yang kurang 28 siswa. Kekurangannya kurang dari 50 persen dari kuota yang ditentukan,” jelas Singgih.

Di SMKN 1 Sumber, hanya jurusan Teknik Sepeda Motor yang sudah tercukupi. Dua jurusan lainnya, TKR dan Teknik Komputer Jaringan (TKJ) masih belum terpenuhi kuotanya. Sedangkan di SMKN 1 Sale, jurusan yakni Teknik Pertambangan dan TKJ masih belum terpenuhi.

“Di SMKN 1 Gunem, jurusan TKR dan Akuntansi masih belum tercukupi. Namun secara keseluruhan kekurangannya tidak sampai separuh. Karena kondisi itu, waktu pendaftaran SMK yang belum terpenuhi kuotanya ditambah dua hari mulai, 19-20 Juni 2017,” ujarnya.

Singgih memperkirakan, adanya jurusan-jurusan tertentu yang dianggap oleh siswa sebagai favorit menjadi salah satu penyebab masih adanya beberapa jurusan di SMK yang masih belum terpenuhi kuotanya.

“Kalau dari sisi sekolah, SMKN 1 Rembang memang dianggap oleh siswa sebagia favorit. Sebab, sekolahnya tua serta fasilitasnya tercukupi. Tetapi kalau itu silahkan tanya ke masing-masing siswa,” tandasnya.

(Ilyas al-Musthofa/CN39/SM Network)

Kuota Sekolah Pinggiran di Rembang Belum Terpenuhi Reviewed by on . [caption id="attachment_1080654" align="alignnone" width="400"] DAFTAR ULANG: Sejumlah calon peserta didik baru di SMKN 1 Rembang sedang antre untuk melakukan d [caption id="attachment_1080654" align="alignnone" width="400"] DAFTAR ULANG: Sejumlah calon peserta didik baru di SMKN 1 Rembang sedang antre untuk melakukan d Rating: 0