Selasa , 27 Juni 2017

Home » Semarang Metro » Komplotan Pecah Kaca Lintas Provinsi Ditembak Resmob Polrestabes

Komplotan Pecah Kaca Lintas Provinsi Ditembak Resmob Polrestabes

20 Maret 2017 14:00 WIB Category: Semarang Metro Dikunjungi: kali A+ / A-
Tiga pelaku saat dikeler di Mapolrestabes Semarang. (suaramerdeka.com/ Apit)

Tiga pelaku saat dikeler di Mapolrestabes Semarang. (suaramerdeka.com/ Apit)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Tim Resmob Polrestabes Semarang menangkap komplotan pencuri modus pecah kaca yang berasal dari Palembang.

Empat pelaku yang ditangkap di Kabupaten Batang itu, ditembak kakinya lantaran berupaya melawan petugas saat ditangkap. Penangkapan tersebut dipimpin oleh Kasubnit I, Aiptu Janadi.

Saat gelar perkara di Mapolrestabes Semarang, Senin (20/3), yang dibawa petugas hanya tiga pelaku. Sedangkan satu pelaku diserahkan ke Polres Pekalongan, karena juga terlibat kasus di wilayah Pekalongan. Pelaku tersebut adalah IN (28) warga Kelurahan Paku, Kecamatan Kayu Agung, Ogan Komering Ilir.

Ketiga pelaku yakni, Rosidi (32) warga Kelurahan Jua Jua, Kecamatan Kayu Agung, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Riko (31) warga Kelurahan Mangun Jaya, Kecamatan Kayu Agung, Ogan Komering Ilir, Saleh (43) warga Kelurahan Cinta Raja, Kecamatan Kayu agung, Ogan Komering Ilir.

“Komplotan ini beraksi lintas kota lintas provinsi. Tercatat ada 15 TKP di wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta. Di Semarang ada 3 TKP, terakhir beraksi pada Sabtu (4/3) memecah kaca mobil di depan Bank BTN jalan Prof Soedarto, Tembalang,” terang Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Abiyoso Seno Aji.

Di TKP tersebut, pelaku memecah kaca mobil Honda Jazz milik Anang Mohamad Legowo, dan membawa kabur tas berisi laptop. Modus pelaku dengan cara melempar kaca mobil menggunakan pecahan keramik warna putih yang ada pada busi kendaraan.

“Mereka ini mobile, tidak menetap. Setiap kali beraksi, mereka sebelumnya menginap di hotel. Sebenarnya ada lima pelaku, tertangkap empat, satu lagi masih buron,” kata dia.

Sementara itu, pelaku Rosidi yang berperan sebagai eksekutor mengaku hasil curian tersebut tak lantas dijual, namun dikirim ke Palembang. Di sana barang curian diterima seorang pelaku untuk kemudian dijual di Palembang. Lalu hasilnya dibagi rata.

“Motor yang buat aksi kita beli di Yogyakarta seharga Rp8 juta, dan satu motor lagi milik teman. Kalau laptop laku antara Rp1 – 2 juta, lalu dibagi rata hasilnya,” tutur pelaku.

Selanjutnya, semua pelaku ditahan di Mapolrestabes Semarang. Mereka diancam pasal 363 ayat 1 ke 4 dan 5, KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, dengan hukuman 9 tahun penjara.

(Apit Yulianto/ CN33/ SM Network)

Komplotan Pecah Kaca Lintas Provinsi Ditembak Resmob Polrestabes Reviewed by on . [caption id="attachment_982168" align="alignnone" width="400"] Tiga pelaku saat dikeler di Mapolrestabes Semarang. (suaramerdeka.com/ Apit)[/caption] SEMARANG, [caption id="attachment_982168" align="alignnone" width="400"] Tiga pelaku saat dikeler di Mapolrestabes Semarang. (suaramerdeka.com/ Apit)[/caption] SEMARANG, Rating: 0