Rabu , 28 Juni 2017

Home » Nasional » Jakarta-Canberra-Dili Diminta Tetapkan Garis Perbatasan Baru

Jakarta-Canberra-Dili Diminta Tetapkan Garis Perbatasan Baru

21 Maret 2017 9:18 WIB Category: Nasional Dikunjungi: kali A+ / A-
Foto: Istimewa

Foto: Istimewa

KUPANG, suaramerdeka.com – Pemegang mandat hak ulayat masyarakat adat di Laut Timor, Ferdi Tanoni terus mendesak Jakarta-Canberra-Dili untuk menetapkan sebuah garis perbatasan baru dengan menggunakan prinsip internasional “median line”.

“Ya, seluruh perjanjian perbatasan RI-Australia di Laut Timor harus dibatalkan sebagai sebuah konsekuensi logis dari perubahan geo politik yang sangat signifikan di kawasan Laut Timor dengan lahirnya sebuah Negara baru Timor Leste,” tegas Ferdi.

Ia menambahkan, jika Timor Leste sebuah Negara yang baru saja lahir mampu mendesak Australia untuk membatalkan sebuah Perjanjian perbatasan di Laut Timor, maka sudah tentu Indonesia akan jauh lebih mampu lagi, hanya tergantung pada political will di Jakarta, mau atau tidak.

“Untuk itu,momentum dari pada kesepakatan Timor Leste-Australia yang sangat signifikan ini sangatlah tidak adil jika Indonesia tidak dilibatkan untuk menentukan sebuah garis perbatasan yang baru dan permanen di Laut Timor yang merupakan milik dari tiga Negara yakni Indonesia-Australia dan Timor Leste,” tandas Tanoni.

(Andika Primasiwi / CN26 / SM Network)

Jakarta-Canberra-Dili Diminta Tetapkan Garis Perbatasan Baru Reviewed by on . [caption id="attachment_24351" align="alignnone" width="400"] Foto: Istimewa[/caption] KUPANG, suaramerdeka.com – Pemegang mandat hak ulayat masyarakat adat di [caption id="attachment_24351" align="alignnone" width="400"] Foto: Istimewa[/caption] KUPANG, suaramerdeka.com – Pemegang mandat hak ulayat masyarakat adat di Rating: 0