Selasa , 28 Maret 2017

Home » Suara Kedu » Hari Tembakau di Yogyakarta Disambut dengan Aksi Damai

Hari Tembakau di Yogyakarta Disambut dengan Aksi Damai

29 Oktober 2016 14:38 WIB Category: Suara Kedu Dikunjungi: kali A+ / A-
Ratusan petani tembakau gelar aksi damai di Jalan Malioboro, Yogyakarta. (suaramerdeka.com/Sugiarto)

Ratusan petani tembakau gelar aksi damai di Jalan Malioboro, Yogyakarta. (suaramerdeka.com/Sugiarto)

YOGYAKARTA, suaramerdeka.com - Ratusan petani tembakau dan cengkeh yang tergabung dalam Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI), Asosiasi Petani Cengkeh Indonesia (APCI), karya Tani Manunggal (KTM) Temanggung, dan Gerakan Masyarakat Tembakau Indonesia (GEMATI) melaksanakan aksi damai di “Titik Nol” Yogyakarta, Sabtu (29/10).

Aksi damai ditujukan untuk menyatakan aspirasi para petani kepada pemerintah, terkait dengan kelangsungan industri hasil tembakau nasional. Aksi makin meriah karena menampilkan atraksi jathilan, bergodo tembakau, gunungan tembakau dan gerobak tradisional. Sehingga aksi makin menarik masyarakat yang kebetulan sedang melalui jalan tersebut.

Mereka berharap pemerintah dapat memajukan pertanian tembakau dan cengkeh nasional serta melindungi industri hasil tembakau Indonesia, dari tekanan peraturan internasional yang eksesif seperti “Framework Convention on Tobacco Control” (FCTC). “Harapan itu kami sampaikan dalam sebuah petisi yang disaksikan Wakil Gubernur DIY, KGPAA Sri Paduka Paku Alam X,” jelas Soeseno, Ketua Umum APTI Nasional di sela-sela aksi damai di “Titik Nol” Yogyakarta, Sabtu (29/10).

Melalui aksi ini, diharapkan dapat mengingat pemerintah dan masyarakat umum akan pentingnya pertanian tembakau dan cengkeh bagi Indonesia dan jutaan masyarakat yang mendapatkan penghidupan darinya. Tembakau khususnya merupakan salah satu komoditas strategis perkebunan yang memiliki peranan penting dalam pembangunan sosial, ekonomi, dan lingkungan hidup, sesuai dengan UU No 39 tahun 2014.

Ketua APTI Propinsi Yogyakarta, Djuwari, menambahkan, pertanian tembakau merupakan bagian dari warisan bangsa Indonesia dengan nilai ekonomi yang tinggi. Namun, hingga saat ini produksi dan produktivitas pertanian tembakau belum mencapai titik optimalnya sehingga keuntungan yang ditrima petani terbatas dan hal ini mempengaruhi tingkat kesejahteraannya.

“Para petani tembakau berharap bisa mendapatkan bantuan sarana dan prasarana pertanian yang sama seperti komoditas lainnya. Yang kami perlukan antara lain pendampingan teknis, akses permodalan, serta pembangunan infrastruktur pertanian yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan tembakau,” katanya. (Sugiarto/CN38/SM Network)

Hari Tembakau di Yogyakarta Disambut dengan Aksi Damai Reviewed by on . [caption id="attachment_822993" align="alignnone" width="400"] Ratusan petani tembakau gelar aksi damai di Jalan Malioboro, Yogyakarta. (suaramerdeka.com/Sugiar [caption id="attachment_822993" align="alignnone" width="400"] Ratusan petani tembakau gelar aksi damai di Jalan Malioboro, Yogyakarta. (suaramerdeka.com/Sugiar Rating: 0