Senin , 26 Juni 2017

Home » Suara Banyumas » Guru Diminta Mendalami Kemampuan ABK

Guru Diminta Mendalami Kemampuan ABK

21 Maret 2017 10:03 WIB Category: Suara Banyumas Dikunjungi: kali A+ / A-
Foto: Istimewa

Foto: Istimewa

PURWOKERTO, suaramerdeka.com - Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) yang mengenyam pendidikan di bangku sekolah umum, tidak diwajibkan untuk mengikuti Ujian Nasional (UN).  Kendati demikian, pihak sekolah diminta untuk pintar dalam melihat kondisi anak didiknya yang berkebutuhan khusus.

Pihak sekolah, terutama guru harus cermat dan tepat dalam memutuskan apakah anak didiknya yang berkebutuhan khusus diikutkan ke dalam pelaksanaan Ujian Nasional (UN) atau tidak.  Guru harus benar-benar mendalami terhadap kemampuan anak didiknya yang berkebutuhan khusus.

Kasi Kurikulum Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas, Agus Wahidin mengungkapkan, pihak sekolah yang memiliki anak didik berkebutuhan khusus, semestinya menelusuri secara lebih mendalam tentang kesiapan anak didik tersebut untuk mengikuti ujian nasional. Bila anak didik itu ternyata memiliki kesiapan, maka pihak sekolah dapat mengikutsertakannya dalam pelaksanaan ujian nasional.

Namun demikian pula sebaliknya, bila anak didik ternyata ternyata tidak mampu, maka semestinya tidak diikutkan dalam ujian nasional.  Mereka lebih baik hanya cukup untuk mengikuti ujian sekolah yang diselenggarakan pihak sekolah.

“Sebenarnya ujian nasional tidak menentukan kelulusan peserta didik. Namun demikian, bila ada peserta didik berkebutuhan khusus memiliki kesiapan untuk mengikuti ujian nasional, ya silakan saja. Tetapi kalau memang tidak mampu untuk mengikuti, maka sebaiknya hanya ikut ujian sekolahnya saja,” jelas dia.

Anak berkebutuhan khusus yang masih memungkinkan untuk mengikuti ujian nasional, menurutnya, merupakan anak berkebutuhan khusus yang jenis kekurangannya termasuk  kategori ringan.  Salah satunya anak autis, tunawicara dan lain sebagainya.  Intinya mereka dianggap masih mampu untuk mengerjakan soal ujian nasional.

Meski pihak sekolah memiliki kewenangan untuk mengusulkan ABK mengikuti ujian nasional, namun sebelum mengambil keputusan, pihak sekolah terlebih dulu harus berkonsultasi dengan tenaga ahli yang berkompeten terhadap anak berkebutuhan khusus.

Pihak sekolah harus minta pertimbangan dari tenaga ahli tersebut, baik yang berasal dari praktisi anak berkebutuhan khusus, psikolog dan lain sebagainya.

(Budi Setyawan / CN26 / SM Network)

Guru Diminta Mendalami Kemampuan ABK Reviewed by on . [caption id="attachment_632247" align="alignnone" width="362"] Foto: Istimewa[/caption] PURWOKERTO, suaramerdeka.com - Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) yang menge [caption id="attachment_632247" align="alignnone" width="362"] Foto: Istimewa[/caption] PURWOKERTO, suaramerdeka.com - Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) yang menge Rating: 0