Selasa , 28 Maret 2017

Home » Semarang Metro » Forum CSR Tanam Mangrove di Pantai Maron

Forum CSR Tanam Mangrove di Pantai Maron

21 Maret 2017 8:15 WIB Category: Semarang Metro Dikunjungi: kali A+ / A-
TANAM MANGROVE: Ketua Forum CSR Kesos Jateng Tino Indra W (dua dari kiri) bersama pengurus menanam mangrove di Maron Mangrove Edu Park. (suaramerdeka.com / dok)

TANAM MANGROVE: Ketua Forum CSR Kesos Jateng Tino Indra W (dua dari kiri) bersama pengurus menanam mangrove di Maron Mangrove Edu Park. (suaramerdeka.com / dok)

SEMARANG, suaramerdeka.com – Pengurus baru Forum CSR (Corporate Social Responsibility) Kesejahteraan Sosial Jawa Tengah menggelar aksi tanam mangrove di Maron Mangrove Edu Park, Semarang, akhir pekan lalu. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian organisasi ini dalam bidang penghijauan dan pelestarian alam di kawasan pantai.

Ketua Forum CSR Kesos Jateng Tino Indra W mengungkapkan, lokasi penanaman mangrove tersebut kebetulan sudah dirintis PT Phapros lewat program CSR beberapa tahun lalu. Mangrove Edu Park yang dikelola PT Phapros, menurutnya, paling berhasil di kawasan Pantai Maron.

Sejumlah mangrove yang ditanam beberapa tahun lalu sekarang sudah tampak besar dan rindang. Di sejumlah titik dibuatkan gubuk untuk tempat orang beristirahat sambil lesehan. Di antara gubuk-gubuk telah dibangunkan lintasan semacam jembatan dari bambu. Tempat ini sekarang justru menarik sebagai objek wisata lingkungan.

Diah Istranti, pengurus Forum CSR Kesos dari PT Phapros menambahkan, Mangrove Edu Park sekarang menjadi tujuan kunjungan wisata edukatif bagi pelajar di Jateng. “Banyak sekolah menyampaikan permohonan untuk mengunjungi tempat ini. Tempat ini pas sebagai media edukasi. Pelajar jadi lebih mengerti arti penting mangrove sebagai pelindung abrasi pantai,” jelas dia.

Manfaat

Mangrove Edu Park juga membawa manfaat bagi petani Maron. Lokasi ini sejak awal dirancang melibatkan petani, dari penataan lahan hingga pengembangan bibit mangrove. Setiap pengunjung yang masuk ditarik biaya Rp 7.500. Mereka akan menerima satu bibit mangrove untuk ditanam. Uang tersebut dikelola kelompok tani sekitar lokasi. Semakin banyak pengunjung, penghasilan petani semakin banyak.

Selain itu, mangrove juga memberi keuntungan lain bagi petani tambak. Sebab, mangrove menjadi tempat tumbuh berkembangnya biota laut sebagai sumber makanan ikan.

Forum CSR Kesos Jateng berharap akses jalan saat ini masih berupa tanah bisa diaspal oleh pemerintah. Sebab, Mangrove Edu Park merupakan salah satu proyek percontohan yang berhasil di Indonesia.

Tino Indra menambahkan, Forum CSR Kesos Jateng merupakan organisasi untuk mengoordinasikan, memfasilitasi, dan mensinergikan dunia usaha, organisasi sosial, dan masyarakat dalam bidang CSR.

Forum ini mempunyai skala prioritas program kerja penanganan  tujuh permasalahan kesejahteraan sosial,  yaitu kemiskinan, keterlantaran, kecatatan, keterpencilan, ketunaan sosial, korban bencana, korban tindak kekerasan, serta eksploitasi diskriminasi. Forum ini juga terlibat aktif dalam aktivitas perlindungan lingkungan serta pemberdayaan UMKM.

(Setiawan Hendra Kelana / CN26 / SM Network)

Forum CSR Tanam Mangrove di Pantai Maron Reviewed by on . [caption id="attachment_983314" align="alignnone" width="400"] TANAM MANGROVE: Ketua Forum CSR Kesos Jateng Tino Indra W (dua dari kiri) bersama pengurus menana [caption id="attachment_983314" align="alignnone" width="400"] TANAM MANGROVE: Ketua Forum CSR Kesos Jateng Tino Indra W (dua dari kiri) bersama pengurus menana Rating: 0