Sabtu , 25 Maret 2017

Home » Nasional » Dua Kali Terjaring OTT, Direksi Pelindo III Perlu Dievaluasi

Dua Kali Terjaring OTT, Direksi Pelindo III Perlu Dievaluasi

20 Maret 2017 7:47 WIB Category: Nasional Dikunjungi: kali A+ / A-
foto: istimewa

foto: istimewa

JAKARTA, suaramerdeka.com – Federasi Serikat Pekerja (FSP) BUMN Bersatu mendukung langkah  Kemenhub dan Polri membersihkan  pungutan liar (pungli) di sektor perhubungan. Pasalnya sektor itu merupakan urat nadi dalam sistim perekonomian.

Jajaran direksi  Pelindo III pun  perlu dievaluasi  karena dua kali terjadi operasi tangkap tangan (OTT) di pelabuhan yang dikelola oleh perusahaan plat merah tersebut. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menilai temuan dugaan praktik pungutan liar di Samarinda dengan total barang bukti mencapai Rp 6,1 miliar sebagai hal yang sangat memalukan.

Dia berjanji akan menindak anggotanya jika terbukti terlibat dalam kasus pungli di Samarinda. Apabila ada oknum terlibat, akan ditindak dan diserahkan pada aparat hukum. “Kegiatan pungli harus di-zero-kan  karena selama ini sudah menjadi parasit dan benalu dalam perekonomian nasional kita,” ungkap Sekjen FSP BUMN Bersatu Tri Sasono.

Menurut Sekjen, dampak dari pungli, telah menghasilkan racun- racun ekonomi yang mematikan kesejahteraan ekonomi masyarakat. Menurut catatan FSP BUMN Bersatu, lanjut dia, pungli selama ini telah memakan 8,5  persen dari total biaya produk domestik bruto (PDB) dalam  perekonomian nasional setiap tahun. “Tentu saja ini bukan nilai yang kecil,” paparnya.

Jika pemerintah di sektor perhubungan, misalkan di aktivitas pelabuhan saja bisa menurunkan atau meniadakan pungl, maka akan tercipta efisiensi sehingga bisa menurunkan biaya siluman yang selana ini telah menyebabkan upah buruh rendah, jauh dari upaya meningkatkan kesejahteraan bagi kaum buruh.

“Sudah dua kasus OTT Pungli terjadi di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya dan Samarinda yang merupakan pelabuhan yang dikelola dan dioperasikan PT Pelindo III. Ini artinya Direksi Pelindo III dinilai gagal menciptakan efisiensi di sektor  pengelolaan pelabuhan,” tambah dia.

(A Adib / CN26 / SM Network)

Dua Kali Terjaring OTT, Direksi Pelindo III Perlu Dievaluasi Reviewed by on . [caption id="attachment_809190" align="alignnone" width="400"] foto: istimewa[/caption] JAKARTA, suaramerdeka.com - Federasi Serikat Pekerja (FSP) BUMN Bersatu [caption id="attachment_809190" align="alignnone" width="400"] foto: istimewa[/caption] JAKARTA, suaramerdeka.com - Federasi Serikat Pekerja (FSP) BUMN Bersatu Rating: 0