Selasa , 27 Juni 2017

Home » Suara Kedu » Ditingkatkan, Kesadaran Pembesuk Mencuci Tangan

Ditingkatkan, Kesadaran Pembesuk Mencuci Tangan

19 Maret 2017 23:48 WIB Category: Suara Kedu Dikunjungi: kali A+ / A-
Sejumlah perawat memberikan edukasi cara mencuci tangan yang benar saat Aksi Mencuci Tangan (Hand Hygiene) Serentak dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun ke 43 PPNI, baru-baru ini. (suaramerdeka.com/M Abdul Rohman)

Sejumlah perawat memberikan edukasi cara mencuci tangan yang benar saat Aksi Mencuci Tangan (Hand Hygiene) Serentak dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun ke 43 PPNI, baru-baru ini. (suaramerdeka.com/M Abdul Rohman)

WONOSOBO, suaramerdeka.com – Kesadaran pengunjung rumah sakit mencuci tangan saat membesuk atau menunggu pasien, hingga saat ini masih rendah. Terbukti, meski pun seluruh rumah sakit sudah menyediakan cairan pencuci tangan di setiap kamar mau pun di sudut-sudut ruangan, masih banyak pengunjung tak memanfaatkan fasilitas tersebut secara optimal. Padahal aktivitas mencuci tangan penting guna membantu mencegah faktor risiko penularan penyakit.

Ketua Dewan Pengurus Komisariat (DPK) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Rumah Sakit Islam (RSI) Wonosobo, Aan Rudiyanto menyebutkan, kesadaran pengunjung untuk mencuci tangan memang perlu ditingkatkan.

“Sebagai upaya edukasi untuk mengajak setiap pengunjung rumah sakit membiasakan diri melakukan cuci tangan, saat peringatan Hari Ulang Tahun ke 43 PPNI, kami adakan Aksi Mencuci Tangan (Hand
Hygiene) Serentak,” ungkapnya, baru-baru ini.

Dikatakan, pentingnya menyucikan tangan bagi para pengunjung rumah sakit memang belum sepenuhnya menjadi kesadaran. Padahal, para pengunjung rumah sakit yang umumnya merupakan orang-orang sehat, jika harus berinteraksi dengan pasien yang dijenguknya, sangat rentan tertular penyakit.

“Secara logis, interaksi antara pembesuk atau penunggu pasien dengan pasein, berpotensi besar membawa perpindahan kuman dan bakteri, terutama melalui tangan,” jelas dia.

Mengingat pentingnya hal itu, para perawat di RSI Wonosobo berupaya untuk mendidik pengunjung agar mulai terbiasa menyucikan tangan mereka, sebelum mau pun sesudah menjenguk pasien.

“Ini menjadi salah satu langkah kami dalam mengedukasi pengunjung, baik para keluarga penunggu pasien maupun yang membesuk agar mereka terbiasa dengan pola hidup bersih,” terang Aan saat mengajarkan cara menyucikan tangan menggunakan cairan steril.

Diakui, meski pun selama ini pihak rumah sakit sudah menyediakan cairan pencuci tangan di setiap kamar mau pun di sudut-sudut ruangan, masih banyak pengunjung yang tidak memanfaatkan fasilitas tersebut secara optimal.

“Padahal, dengan pemahaman yang benar, proses hand hygiene sangat mudah dan tidak lebih dari satu menit. Semoga edukasi ini akan membantu mencegah faktor resiko penyakit akibat kurang terjaganya kebersihan tangan,” harapnya.

Wakil Ketua DPD PPNI Wonosobo, Misto menyebutkan, sosialisasi hand hygiene telah menjadi agenda Nasional. Dalam kegiatan HUT PPNI, edukasi menyucikan tangan digelar secara serentak di setiap rumah sakit mau pun Puskesmas se-Indonesia pada Jumat (17/3).

“Dengan pola pembelajaran sederhana dan sudah disediakannya fasilitas untuk sterelisasi tangan di setiap rumah sakit, kami sangat optimis hal itu akan mampu mengurangi penularan penyakit,” ujar dia.
(M Abdul Rohman/CN40/SM Network)

Ditingkatkan, Kesadaran Pembesuk Mencuci Tangan Reviewed by on . [caption id="attachment_980954" align="alignnone" width="400"] Sejumlah perawat memberikan edukasi cara mencuci tangan yang benar saat Aksi Mencuci Tangan (Hand [caption id="attachment_980954" align="alignnone" width="400"] Sejumlah perawat memberikan edukasi cara mencuci tangan yang benar saat Aksi Mencuci Tangan (Hand Rating: 0