OJK Sosialisasikan Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa | suaramerdeka.com
Home » Bisnis » Keuangan » OJK Sosialisasikan Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa

OJK Sosialisasikan Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa

16 Mei 2017 14:46 WIB Category: Keuangan A+ / A-
Kepala Departemen Perlindungan Konsumen OJK Anto Prabowo (kiri) saat memberikan keterangan terkait sosialisasi Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa (LAPS) di Kantor OJK Regional 3 Jawa Tengah dan DIY, Selasa (16/5). (suaramerdeka.com/ Cun Cahya)

Kepala Departemen Perlindungan Konsumen OJK Anto Prabowo (kiri) saat memberikan keterangan terkait sosialisasi Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa (LAPS) di Kantor OJK Regional 3 Jawa Tengah dan DIY, Selasa (16/5). (suaramerdeka.com/ Cun Cahya)

SEMARANG, suaramerdeka.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus melakukan sosialisasi tentang Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa (LAPS) yang merupakan lembaga penyelesaian sengketa di luar pengadilan saat tidak ditemukan titik sepakat dengan lembaga jasa keuangan.

Ada enam LAPS yakni Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa Perbankan Indonesia (LAPSPI), Badan Mediasi dan Arbitrase Asuransi Indonesia (BMAI), Badan Mediasi Pembiayaan, Pegadaian dan Ventura Indonesia (BMPPVI), Badan Arbitrase dan Mediasi Perusahaan Penjaminan Indonesia (BAMPPI), Badan Arbitrase Pasar Modal Indonsia (BAPMI), dan Badan Mediasi Dana Pensiun (BMDP).

Kepala Departemen Perlindungan Konsumen OJK Anto Prabowo mengatakan, OJK mendorong LAPS agar penyelesaian jasa keuangan tertangani dengan baik cepat, murah dan efisien.

“Pertama kali ada kerugian selisih pendapat pertama melalui internal dengan perusahaan jasa keuangan, OJK fungsi tidak menyelesaikan pengaduan tapi verifikasi dan klarifikasi,” katanya saat sosialisasi di Kantor OJK Regional 3 Jawa Tengah dan DIY, Selasa (16/5).

Menurut data OJK, LPASPI sudah menangani 38 pengaduan, Badan Mediasi Arbitrase menangani 386 kasus, dan Badan Mediasi Pembiayaan, Pegadaian dan Ventura Indonesia lima kasus.

Untuk sengketa yang banyak dilakukan adalah restrukturisasi kredit, penalti kredit, lelang jaminan, klaim asuransi, penarikan kendaraan bermotor ditengah jalan atau dengan kekerasan.

Antok menjelaskan OJK sampai saat ini sudah menerima 3.877 pengaduan dimana itu terbesar di perbankan, asuransi dan sektor pembiayaan. Dari jumlah tersebut sudah 87 persen sudah dilakukan penyelesaian dan 13 persen baru dalam proses.

OJK juga menerima 21.261 penerima informasi yang masuk ke OJK dan menjawab pertanyaan 57.946 layanan sehingga ada total 83.904 pelayanan selama Januari 2013 sampai akhir 2016.

“Ini merupakan hal cukup menggembirakan karena Masyarakat sudah memanfaatkan saluran komunikasi yang OJK ciptakan,” ucapnya.

(Cun Cahya/ CN33/ SM Network)

Comments

comments

OJK Sosialisasikan Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa Reviewed by on . [caption id="attachment_12282" align="alignnone" width="300"] Kepala Departemen Perlindungan Konsumen OJK Anto Prabowo (kiri) saat memberikan keterangan terkait [caption id="attachment_12282" align="alignnone" width="300"] Kepala Departemen Perlindungan Konsumen OJK Anto Prabowo (kiri) saat memberikan keterangan terkait Rating: 0
scroll to top