Kadin Ajak Perempuan Jadi Pengusaha | suaramerdeka.com
Home » Bisnis » Kadin Ajak Perempuan Jadi Pengusaha

Kadin Ajak Perempuan Jadi Pengusaha

19 April 2017 19:58 WIB Category: Bisnis, Ekonomi A+ / A-
FOTO BERSAMA: Segenap pengusaha perempuan dan anggota Komunitas Tangan Terampil berfoto bersama Ketua Kadin Kota Semarang Arnaz Agung Andrarasmara saat Workshop Perempuan Hebat di Omah Herborist Kawasan Industri Candi, Rabu (19/4). (suaramerdeka.com/Fista Novianti)

FOTO BERSAMA: Segenap pengusaha perempuan dan anggota Komunitas Tangan Terampil berfoto bersama Ketua Kadin Kota Semarang Arnaz Agung Andrarasmara saat Workshop Perempuan Hebat di Omah Herborist Kawasan Industri Candi, Rabu (19/4). (suaramerdeka.com/Fista Novianti)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Kadin Kota Semarang berkomitmen untuk mengajak kaum perempuan menjadi pengusaha. Jiwa entrepreneur harus ditumbuhkembangkan dalam setiap pribadi perempuan.

Ketua Kadin Kota Semarang Arnaz Agung Andrarasmara menuturkan, hal ini menjadi salah satu solusi bagi perempuan untuk meningkatkan penghasilan yang pada gilirannya dapat menopang ekonomi keluarga. “Dengan menjadi pengusaha, perempuan bisa memerankan beberapa peran pada waktu yang sama seperti menjadi ibu, penyokong ekonomi keluarga, penyedia lapangan pekerjaan bagi masyarakat, dan menjadi inspirator,” tuturnya saat Workshop Perempuan Hebat di Omah Herborist Kawasan Industri Candi, Rabu (19/4).

Workshop ini diselenggarakan sekaligus memperingati RA Kartini. Menurut dia, perempuan harus menumbuhkan semangat RA Kartini karena pentingnya peran perempuan sebagai tiang penyangga bangsa dan negara. Hal tersebut tidak bisa dipungkiri, mengingat dari rahim seorang perempuan, lahir generasi-generasi penerus bangsa yang cerdas dan berkualitas. Untuk itu, semangat Kartini patut menjadi cerminan bagi perempuan di era globalisasi ini.

Tuntutan zaman, kata dia, mengharuskan perempuan mempunyai nilai lebih tanpa mengesampingkan perannya sebagai ibu rumah tangga. Salah satunya menjadi pengusaha. Potensi perempuan menjadi pengusaha sangatlah terbuka. Diharapkan mereka bisa lebih produktif mengembangkan sebuah usaha.

Ketua Komunitas Tangan Terampil Naneth Ekopriyono menambahkan, dalam workshop ini Komunitas Tangan Terampil bekerja sama dengan Kadin dan Iwapi berupaya mengumpulkan para pengusaha perempuan. Workshop mengupas mengenai manajemen diri. Sebab, mayoritas permasalahan yang dihadapi perempuan pengusaha adalah faktor internal. Misalnya, dari keluarga seperti suami dan anak. Dukungan dari keluarga sangat penting dalam mendorong seorang perempuan saat menjalankan sebuah usaha.

“Suami harusnya memberikan kesempatan istrinya untuk mengembangkan diri. Dukungan mereka sangat penting,” ujarnya.

Belum lagi, dihadapkan pada kerepotan dalam mengasuh anak dan mengurus rumah tangga. Sehingga, seringkali perempuan harus pandai mengatur waktu. Diharapkan mereka dapat mengembangkan bisnisnya tanpa harus meninggalkan keluarganya. Sebisa mungkin, kata dia, keluarga dan bisnis bisa berjalan beriringan.

Dikatakannya, selama ini usaha yang dijalankan para perempuan di komunitas ini misalnya cukup potensial untuk berkembang. Mereka menghasilkan aneka produk kerajinan seperti tas batik, sepatu batik, sandal batik, kalung batik, dan aneka kerajinan tangan lainnya.

(Fista Novianti/CN38/SM Network)

Comments

comments

Kadin Ajak Perempuan Jadi Pengusaha Reviewed by on . [caption id="attachment_11883" align="alignnone" width="300"] FOTO BERSAMA: Segenap pengusaha perempuan dan anggota Komunitas Tangan Terampil berfoto bersama Ke [caption id="attachment_11883" align="alignnone" width="300"] FOTO BERSAMA: Segenap pengusaha perempuan dan anggota Komunitas Tangan Terampil berfoto bersama Ke Rating: 0
scroll to top