Gelato, Es Krim Cita Rasa Italia | suaramerdeka.com
Home » Bisnis » Gelato, Es Krim Cita Rasa Italia

Gelato, Es Krim Cita Rasa Italia

20 Maret 2017 9:26 WIB Category: Bisnis A+ / A-
TUNJUKKAN GELATO : Pemilik kafe Gelato Matteo, Matteo Bulgarini, menunjukkan satu di antara varian gelato di kafe miliknya, Jl MT Haryono No 914 Semarang. (Foto suaramerdeka.com/Eko Fataep)

TUNJUKKAN GELATO : Pemilik kafe Gelato Matteo, Matteo Bulgarini, menunjukkan satu di antara varian gelato di kafe miliknya, Jl MT Haryono No 914 Semarang. (Foto suaramerdeka.com/Eko Fataep)

SEMARANG, suaramerdeka.com – BENVENUTO, sebuah ucapan dalam bahasa Italia yang berarti “selamat datang” akan menyapa setiap pengunjung begitu menginjakkan kaki di Kafe Gelato Matteo. Gelato merupakan es krim asli dari Italia.

Satu-satunya di Semarang, kafe yang berada di Jl MT Haryono No 914 Semarang itu dikelola langsung oleh pemiliknya bernama Matteo Bulgarini. Lahir di Florence, Italia pada 30 Mei 1968 dan besar di Milan. Dia mulai membuka usahanya empat bulan yang lalu.

Rasa es yang disajikan pun cukup unik, karena beberapa bahan baku berikut resepnya, didatangkan langsung dari negeri pizza tersebut.

“Saya produksi sendiri dan semuanya saya yang olah. Bahan-bahan langsung saya impor dari Italia, seperti susu, krim, buah-buahan, dan lainnya. Es krim di sini juga tidak memakai pewarna,” kata pria yang memiliki istri asal Solo tersebut.

Rasa gelato yang ditawarkan pun begitu variatif. Setidaknya ada 16 pilihan rasa yang bisa dinikmati oleh pecinta es krim di sana. Sebut saja rasa kopi, almond, yogurt, buah naga, strawberry, teh hijau, karamel, coklat, vanila, lemon, nanas dan lain-lain.

Dari sekian pilihan yang ada, coklat dan kopi merupakan varian yang paling banyak diminati pengunjung. Tidak adanya topping di masing-masing varian gelato, menjadi ciri paling khas, es krim di tempat itu.

“Tidak ada yang memakai topping, karena kami ingin menciptakan es krim yang asli. Rasa yang dihasilkan begitu lembut, tak seperti es krim pada umumnya,” kata pria yang pertama kali datang ke Indonesia pada 2009 itu.

Bagaimana dengan konsep kafe tersebut? Sebagaimana yang diinginkan oleh Matteo, pengunjung akan diajak merasakan suasana di negeri asal pemiliknya. Deretan foto yang menggambarkan ciri khas Italia, seperti sudut kota Milan terpampang rapi di dinding.

Tak ketinggalan, foto para pemain sepak bola Gli Azzuri saat merengkuh trofi bergengsi dalam gelaran World Cup 2006 silam di Jerman. Kesan art juga tak luput dengan adanya foto bergambar lukisan Mona Lisa karya Leonardo da Vinci.

Pantas rasanya, bila latar belakang foto tersebut menjadi favorit bagi setiap pengunjung untuk berfoto selfie. Hal itu pun disadari oleh pria yang fasih berbahasa Indonesia ini, yang menilai masyarakat Indonesia memiliki kegemaran berfoto.

“Orang-orang Indonesia setahu saya suka jalan-jalan. Suka makan dan nongkrong di kafe. Termasuk juga foto-foto. Yang menikmati di tempat kami semua kalangan. Ada pelajar, keluarga dan karyawan,” ujarnya.

Ada tiga ukuran gelato yang disediakan , yakni reguler, medium dan large. Masing-masing di antaranya memiliki harga yang berlainan. Untuk gelato reguler, dipatok harga Rp 24 ribu berisi dua sekop eskrim.

Adapun yang medium, seharga Rp 36 ribu berisi 3 sekop dan empat sekop es krim untuk ukuran large dengan harga Rp 46 ribu. Pengunjung boleh memilih rasa yang berbeda di tiap sekopnya.

Meski secara umum yang dijajakan adalah gelato, pengunjung juga bisa menikmati makanan pendukung lain seperti muffin, quiche dan patatotuna. Bagi pecinta kopi dan teh juga tak perlu khawatir.

Beragam jenis kopi disediakan di sana, seperti espresso, cappuccinio, caffe latte, mocaccino, americano dan affogato serta marocchino.

“Di Italia, kafe gelato hanya menjajakan gelato. Tetapi karena orang Indonesia suka sekali dengan kopi, maka kami juga sedia. Kafe kami setiap hari buka, dari jam sepuluh pagi hingga sepuluh malam,” terangnya.

Dian Permatasari, satu di antara pengunjung mengatakan, harga yang ditawarkan sebanding dengan kualitas rasanya. Gelato yogurt dan strawberry rupanya menjadi pilihan favorit wanita cantik yang bekerja sebagai Marketing Manager di salah satu hotel di Jl Pemuda itu.

“Secara harga masih relatif terjangkau dan sesuai dengan rasa. Benar-benar tidak ada pemanis buatan. Semua gelato di sini semuanya enak. Tetapi yang paling saya sukai, rasa yogurt dan strawberry,” kata Dian.

(Eko Fataep/CN19/SMNetwork)

 

Comments

comments

Gelato, Es Krim Cita Rasa Italia Reviewed by on . [caption id="attachment_11526" align="alignleft" width="300"] TUNJUKKAN GELATO : Pemilik kafe Gelato Matteo, Matteo Bulgarini, menunjukkan satu di antara varian [caption id="attachment_11526" align="alignleft" width="300"] TUNJUKKAN GELATO : Pemilik kafe Gelato Matteo, Matteo Bulgarini, menunjukkan satu di antara varian Rating: 0
scroll to top