DPR RI Percepat Penyelesaian RUU Pengembangan Ekonomi Kreatif | suaramerdeka.com
Home » Bisnis » Ekonomi » DPR RI Percepat Penyelesaian RUU Pengembangan Ekonomi Kreatif

DPR RI Percepat Penyelesaian RUU Pengembangan Ekonomi Kreatif

18 Maret 2017 12:00 WIB Category: Ekonomi A+ / A-
PAPARAN: Sekretaris Utama Bekraf Mesdin Cornelis Simmamarta menyampaikan paparan saat membuka acara Bekraf Financial Club 'Pola Pembiayaan Kriya, Seni Rupa daan Seni Pertunjukkan' di Sleman, Sabtu (18/3). (Foto suaramerdeka.com/Gading Persada)

PAPARAN: Sekretaris Utama Bekraf Mesdin Cornelis Simmamarta menyampaikan paparan saat membuka acara Bekraf Financial Club ‘Pola Pembiayaan Kriya, Seni Rupa daan Seni Pertunjukkan’ di Sleman, Sabtu (18/3). (Foto suaramerdeka.com/Gading Persada)

SLEMAN, suaramerdeka.com – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI terus menggenjot pembuatan undang-undang mengenai pengembangan ekonomi kreatif. Pasalnya, potensi para pelaku ekonomi kreatif di Indonesia sangat besar namun masih membutuhkan payung hukum untuk pelaksanaannya.

“Di DPR sedang membahas RUU Ekonomi Kreatif, saat ini sudah masuk dalam Prolegnas (program legislasi nasional). Kenyataannya dari ekonomi kreatif selama ini sering menghadapi hambatan di lapangan karena memang belum ada payung hukum bagi para pelaku ekonomi kreatif,” ungkap anggota Komisi X DPR RI, Irine Yusiana Roba Putri usai menghadiri pembukaan Bekraf Financial Club ‘Pola Pembiayaan Kriya, Seni Rupa daan Seni Pertunjukkan’ di Sleman, Sabtu (18/3).

Menurut dia, ekonomi kreatif selama ini masih dianggap sebagai hal yang baru. Padahal sejak tahun 1960 atau ketika Soekarno masih berkuasa, Presiden pertama RI tersebut-lah yang memerintahkan pembangunan indusri piringan hitam yang sekarang ada di Kota Solo.

“Itu salah satu contohnya saja, bagaimana pada 1960 lalu Soekarno mengundang para stakeholder untuk membangun rancangan pembangunan nasional semesta berencana. Jadi ekonomi kreatif bukan hal yang baru di Indonesia,” jelas dia.

Pengembangan ekonomi kreatif, ungkap Irine, memang pantas ditingkatkan dengan melihat sumbangan terbesar sejak pertama kali dimunculkan pada 2014 lalu. Atau sejak adanya Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) dimana sumbangannya mampu mencatat 5,1 persen dari total PDB dan ditargetkan naik menjadi 5,7 persen untuk 2017 ini.

“Tenaga kerjanya saja di 2014 mampu terserap 15,17 juta orang dan target 2018 jadi 16,4 juta orang. Lalu nilai ekspornya 18 miliar Dollar Amerika Serikat dan naik ke 20 miliar Dollar Amerika Serikat pada 2017 ini. Nah, tiga besar penyumbang ekonomi kreatif itu kuliner, kriya dan fashion,” paparnya.

Ada pun Sekretaris Utama Bekraf Mesdin Cornelis Simmamarta dalam sambutannya mengungkapkan bahwa dengan adanya pertemuan tersebut diharapkan mampu timbul satu pemahaman antara perbankan dengan para pelaku seni, khususnya kriya, seni rupa dan seni pertunjukkan.

“Memang perlu pemahanam aspek bisnis terkait permodalannya,” imbuh dia.

Sedangkan Kepala Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional III Jateng-DIY Muhammad Ihsanudin mengakui bahwa kreativitas masyarakat Indonesia snagat luar biasa sehingga harus bisa membungkusnya menjadi sebuah bisnis yang luar biasa pula. Namun, biasanya para pelaku seni itu terbentur dalam hal biaya.

“Semoga dengan acara ini diharapkan para pelaku seni bisa tenang berkreasi tanpa memusingkan pembiayaan,” kata dia.

Sedangkan salah satu seniman Jogja Djaduk Ferianto yang juga menjadi salah satu narasumber dalam acara tersebut menyampaikan apresiasi positif dengan adanya forum itu.

“Forum ini sebenarnya sudah lama ditunggu dan sebagai salah satu pelaku ekonomi kreatif saya hanya ingin pemerintah meski sudah ada kepedulian tapi tidak melulu berorientasi pada ibu kota karena banyak pelaku seni kreatif tersebar di pelosok daerah,” tandas dia.

(Gading Persada/CN19/SMNetwork)

Comments

comments

DPR RI Percepat Penyelesaian RUU Pengembangan Ekonomi Kreatif Reviewed by on . [caption id="attachment_11523" align="alignleft" width="300"] PAPARAN: Sekretaris Utama Bekraf Mesdin Cornelis Simmamarta menyampaikan paparan saat membuka acar [caption id="attachment_11523" align="alignleft" width="300"] PAPARAN: Sekretaris Utama Bekraf Mesdin Cornelis Simmamarta menyampaikan paparan saat membuka acar Rating: 0
scroll to top