25 Produk UMKM Kota Semarang Dipasarkan di Belanda | suaramerdeka.com
Home » Bisnis » 25 Produk UMKM Kota Semarang Dipasarkan di Belanda

25 Produk UMKM Kota Semarang Dipasarkan di Belanda

19 Mei 2017 20:30 WIB Category: Bisnis, UMKM A+ / A-
PRODUK UNGGULAN: Kepala Dinas Koperasi dan UM Kota Semarang Litani Satyani melihat produk-produk UMKM yang ditawarkan dalam Semarang Introducing Market (SIM) 2017 di Banjirkanal Barat (BKB). (suaramerdeka.com/Hendra Setiawan)

PRODUK UNGGULAN: Kepala Dinas Koperasi dan UM Kota Semarang Litani Satyani melihat produk-produk UMKM yang ditawarkan dalam Semarang Introducing Market (SIM) 2017 di Banjirkanal Barat (BKB). (suaramerdeka.com/Hendra Setiawan)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Usaha menduniakan Kota Semarang terus dilakukan. Salah satunya dengan memasarkan 25 produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pada acara Tong-Tong Fair di Malieveld, Den Haag, Belanda, pada 25 Mei-8 Juni. Tong Tong Fair (TTF) adalah festival tahunan terbesar di Eropa untuk mempromosikan budaya dan produk dari Indonesia. TTF diadakan pertamakalinya pada tahun 1959 dan menjadi salah satu festival tertua dan festival akbar terbesar keempat di Belanda.

TTF juga merupakan acara tahunan dengan jumlah pengunjung tertinggi di kota Den Haag. Acara tersebut konsisten menarik lebih dari 100.000 pengunjung tiap tahunnya, sejak 1993.

Dengan luas area festival 22.000 m2, festival ini terdiri dari area food court, teater, kuliner. Kemudian berbagai panggung dengan ukuran sedang sampai besar untuk penampilan seni, area workshop, area seminar, media/pers. Ditambah area pasar untuk penjualan berbagai produk Indonesia. “Produk yang dibawa, di antaranya batik, kebaya, tas hasil kerajinan tangan dan masih banyak lagi. Jadi, nanti kami buat pamflet yang salah satu isinya kartu nama dari beberapa UMKM. Kami juga menggandeng stakeholder untuk memasarkan produk ini di Belanda,” ujar Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita G Rahayu, Jumat (19/5).

Setelah ini, imbuhnya, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi juga akan memamerkan produk UMKM di Ibu Kota Negara Russia Moskow. Nantinya, pembeli juga bisa langsung memesan barang, setelah dibagikan pamflet yang berisi kartu nama dari UMKM di Kota Semarang.

Selain produk UMKM, beberapa kegiatan yang mengenalkan Semarang ke mata dunia terus dilakukan. Salah satunya melalui Semarang Night Carnival (SNC) yang diramaikan parade dari Korea Selatan, Thailand, Taiwan, dan Sri Lanka. Kemudian adanya Kampung Pelangi di Kampung Wonosari, Randusari, Semarang Selatan. Sensasi di permukiman warga Rio de Janeiro, Brazil, dirasakan di kampung ini. Sebanyak 350 an rumah yang dicat berwarna-warni, menarik situs informasi berkelas internasional.

Pemkot Semarang melangsir, dailymail.com, buzzerfeed.com, lonelyplanet.com ikut memberitakan kampung pelangi. Kemudian media TV asing dari Jerman, Ruply TV ikut melakukan peliputan langsung ke Kampung Pelangi tersebut.

UMKM

Kembali ke produk UMKM, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Semarang juga terus mengenalkan produk-produk unggulan kota ini. Salah satunya melalui Semarang Introducing Market (SIM) 2017 di Banjirkanal Barat (BKB), mulai Kamis-Minggu (18-21/5).

“Kebanggaan dengan produk Semarang akan memunculkan sikap bangga untuk membeli, memakai dan menggunakan produk-produk asli kota ini. Harapannya, akan terus berkembang besar dan mendunia,” ujar Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Litani Satyani.

Dia menuturkan, hingga saat ini jumlah pengusaha mikro yang sudah mengurus Izin Usaha Kecil dan Mikro (IUMK) tercatat sudah ada sebanyak 8.000 lebih. Jumlahnya meningkat sebesar 100 persen dari tahun sebelumnya. Tahun lalu, jumlah pengusaha mikro yang mengurus IUMK tidak lebih dari 3.000. “Tahun ini, hingga triwulan pertama, jumlahnya sudah mencapai 8.000 orang yang mengurus IUMK. Izin ini berguna untuk mengurus Kredit Wibawa yang bunganya hanya 3 persen pertahun. Jadi sangat membantu para pengusaha kecil dan mikro dalam mengembangkan usahanya,” tuturnya.

(Hendra Setiawan/CN38/SM Network)

Comments

comments

25 Produk UMKM Kota Semarang Dipasarkan di Belanda Reviewed by on . [caption id="attachment_12369" align="alignnone" width="300"] PRODUK UNGGULAN: Kepala Dinas Koperasi dan UM Kota Semarang Litani Satyani melihat produk-produk U [caption id="attachment_12369" align="alignnone" width="300"] PRODUK UNGGULAN: Kepala Dinas Koperasi dan UM Kota Semarang Litani Satyani melihat produk-produk U Rating: 0
scroll to top