Minggu , 26 Maret 2017

Home » Suara Pantura » Aset Kospin Jasa Tumbuh 28 Persen

Aset Kospin Jasa Tumbuh 28 Persen

18 Maret 2017 17:30 WIB Category: Suara Pantura Dikunjungi: kali A+ / A-
foto: suaramerdeka.com/Isnawati

MENINJAU: Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (K-UKM) Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga didampingi Ketua Umum Kospin Jasa M Andy Arslan
Djunaid meninjau stand UKM di halaman Gedung HA Convention Center, Sabtu (18/3). (suaramerdeka.com/Isnawati)

PEKALONGAN, suaramerdeka.com - Aset Koperasi Simpan Pinjam (Kospin) Jasa tumbuh sebesar 28 persen pada 2016. Melihat pertumbuhan aset tersebut, pada 2017, Kospin Jasa menargetkan pertumbuhan aset sebesar Rp 9 triliun.

Ketua Umum Kospin Jasa M Andy Arslan Djunaid mengatakan, di tengah kondisi ekonomi yang tidak terlalu bagus sepanjang tahun 2016, aset Kospin Jasa tumbuh 28 persen. Pada 2015, aset Kospin Jasa tercatat sebesar Rp 5,544 triliun. Sedangkan pada 2016, aset Kospin Jasa mencapai Rp 7,083 triliun.

“Kami bersyukur di tengah kondisi perekonomian seperti saat ini, capaian pertumbuhan aset Kospin Jasa mencapai 28 persen. Ini tidak terlepas dari dukungan anggota Kospin Jasa,” terang Andy pada Rapat Anggota Tahunan (RAT) ke-43 Tahun Buku 2016 Kospin Jasa di Gedung HA Djunaid Convention Center, Sabtu (18/3).

Menurut Andy, untuk mencapai target tersebut, pihaknya akan melahirkan produk-produk inovasi yang dibutuhkan anggota. Selain itu juga melakukan pelatihan Sumber Daya Manusia (SDM) yang lebih intensif lagi, melalui pelatihan di Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat), dan jika diperlukan pelatihan keluar negeri.

Melalui pelatihan tersebut, diharapkan dapat meningkatkan kemampuan SDM agar semakin tangguh sehingga bisa bersing dengan perbankan.

“Mudah-mudahan aset bisa tembus Rp 9 triliun. Hal ini bisa terwujud apabila ada dukungan dari anggota,” harapnya.

Sementara itu, Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (K-UKM) Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga yang membuka RAT Kospin Jasa mengatakan, Kospin Jasa berhasil mencatatkan sejarah sebagai koperasi pertama yang menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR).\

“Ini sejarah, koperasi pertama penyalur KUR. Kalau koperasi nggak sehat, nggak mungkin menyalurkan KUR. Kalau IT nggak bagus, nggak mungkin bisa menyalurkan KUR karena harus tersambung dengan Kementerian Keuangan dan Bank Indonesia,” paparnya.
(Isnawati/CN40/SM Network)

Aset Kospin Jasa Tumbuh 28 Persen Reviewed by on . [caption id="attachment_980256" align="alignnone" width="400"] MENINJAU: Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (K-UKM) Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga dida [caption id="attachment_980256" align="alignnone" width="400"] MENINJAU: Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (K-UKM) Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga dida Rating: 0