Kamis , 30 Maret 2017

Home » Suara Pantura » Antisipasi Banjir Saat UN, Sekolah Siagakan Pompa Penyedot Air

Antisipasi Banjir Saat UN, Sekolah Siagakan Pompa Penyedot Air

21 Maret 2017 1:29 WIB Category: Suara Pantura Dikunjungi: kali A+ / A-
Siswa kelas XII SMK NU Ungaran melakukan uji coba perangkat komputer, server, dan sarana lain menjelang pelaksanaan UNBK, Rabu (30/3). (suaramerdeka.com/Ranin Agung)

Foto: suaramerdeka.com/Ranin Agung

PEKALONGAN, suaramerdeka.com – Sejumlah sekolah menengah yang rentan tergenang banjir menyiagakan pompa penyedot air untuk mengantisipasi terjadinya banjir pada saat pelaksanaan Ujian Nasional (UN), April mendatang.

Wakil Kepala SMK 1 Bidang Kurikulum Galuh Muntiara mengatakan, untuk menjamin kelancaran siswa dalam melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) pada 3 hingga 6 April nanti, pihaknya telah melakukan berbagai langkah antisipasi.

“Karena di sini sering tergenang banjir, kami menyiapkan dua unit pompa penyedot air untuk mengantisipasi banjir. Sehingga saat pelaksanaan UN, siswa tidak terganggu banjir,” terang Galuh saat ditemui di SMK 1 Pekalongan, Senin (20/3).

Selain itu, ruang untuk pelaksanaan UN nanti juga dipilih ruang-ruang yang bebas dari banjir. Galuh mengatakan, dari 14 ruang kelas yang biasa digunakan untuk kegiatan belajar mengajar di sekolah tersebut, hampir semuanya rentan tergenang banjir.

“Sehingga untuk pelaksanaan UN nanti diambil ruang yang tertinggi. Sebab jika menggunakan ruang kelas yang biasa dipakai untuk teori sehari-hari, tidak bisa. Ini saja baru dua hari kering,” sambungnya.

Lebih lanjut Galuh mengatakan, laboratorium komputer yang nantinya akan digunakan untuk pelaksanaan UNBK, beberapa waktu lalu sudah dipindah ke lantai dua. Sehingga tidak akan terganggu banjir. “Semua peserta nanti di lantai dua,” tambahnya.

UNBK di SMK 1 Pekalongan akan diikuti 232 siswa. Nantinya, mereka akan melaksanakan UNBK di tiga ruang laboratorium yang berada di lantai dua tersebut. Kemarin, laboratorium komputer yang berada di lantai dua tersebut digunakan siswa-siswa kelas IX SMP 8 melakukan gladi bersih pelaksanan UNBK.

Sementara siswa kelas XII SMK 1 Pekalongan dalam tiga hari ini melaksanakan Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UASBN).

Selain SMK 1 Pekalongan, SMK 3 Pekalongan juga rentan tergenang banjir. Untuk mengantisipasi terjadinya banjir pada saat pelaksanaan UNBK nanti, SMK 3 Pekalongan juga menyiapkan pompa penyedot air. “Kami menyiapkan pompa penyedot air untuk mengantisipasi banjir pada saat pelaksanaan UNBK nanti,” terang Wakil Kepala SMK 3 Bidang Kurikulum, Sudiyono.

Menurut dia, laboratorium komputer yang akan digunakan untuk melaksanakan UNBK berada di lantai 1. Meskipun demikian, laboratorium komputer bebas banjir. “Selama ini, akses ke sana memang kadang tergenang banjir. Namun laboratorium komputer masih aman. Air tidak masuk ke dalam laboratorium,” sambungnya.

Siswa SMK 3 Pekalongan yang akan melaksanakan UNBK sebanyak 226 siswa.

(Isnawati/CN39/SM Network)

Antisipasi Banjir Saat UN, Sekolah Siagakan Pompa Penyedot Air Reviewed by on . [caption id="attachment_599727" align="alignnone" width="400"] Foto: suaramerdeka.com/Ranin Agung[/caption] PEKALONGAN, suaramerdeka.com - Sejumlah sekolah mene [caption id="attachment_599727" align="alignnone" width="400"] Foto: suaramerdeka.com/Ranin Agung[/caption] PEKALONGAN, suaramerdeka.com - Sejumlah sekolah mene Rating: 0