Minggu , 30 April 2017

Home » Pilkada Serentak 2017 » Analis Ungkap Empat Faktor Penyebab Kekalahan Ahok

Analis Ungkap Empat Faktor Penyebab Kekalahan Ahok

20 April 2017 7:12 WIB Category: Pilkada Serentak 2017 Dikunjungi: kali A+ / A-
Foto: megapolitan

Foto: megapolitan

JAKARTA, suaramerdeka.com – Ubedilah Badrun, Analis Politik Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dan Direktur Puspol Indonesia menuturkan, setidaknya ada empat faktor utama yang menyebabkan Ahok-Jarot kalah. Pertama, mesin politik Ahok-Jarot tidak bergerak efektif.

Mesin politik Ahok-Jarot secara kuantitas sebenarnya mengungguli pasangan Anies-Sandi karena Ahok-Jarot didukung 6 partai politik (PDIP,Nasdem,Hanura, Golkar, PKB dan PPP) dan mantan relawan yang teruji pada pilkada 2012. Sementara Anies-Sandi didukung lima partai (Gerindra,PKS,PAN,Perindo, dan Partai Idaman) dan relawan.

“Sayangnya modal kuantitas tersebut tidak mampu bekerja efektif karena pola kampanyenya sudah bisa dibaca dengan baik oleh mesin politik pasangan Anies-Sandi. Pola ‘kampanye darat’ yang konvensional dengan kecenderungan menggunakan pola seperti melalui kegiatan baksos, sembako murah, dan sembako gratis tidak efektif lagi mempengaruhi secara luas pemilih Jakarta yang mayoritas pemilih rasional. Termasuk pola ‘kampanye udara’ yang cenderung menggunakan pola playing victim sebuah kampanye melalui dunia maya untuk menggambarkan pasangan Ahok-Jarot sebagai korban diskriminasi dan intoleransi tidak mampu merubah cara pandangan warga Jakarta secara mayoritas. Militansi berlebihan cyber army Ahok-Jarot juga seringkali justru menjadi blunder politik,” papar Ubedillah.

Yang kedua modal finansial (financial capital) yang lebih besar dimiliki pasangan Ahok-Jarot tidak digunakan secara efisien dan efektif. Melimpahnya dukungan finansial yang dimiliki Ahok-Jarot tidak digunakan untuk agenda-agenda pemenangan secara efisien.

“Ketiga , komunikasi publik AhokĀ  yang tidak santun. Tidak sedikit pernyataan – pernyataan Ahok dihadapan publik menimbulkan kemarahan massa di antaranya yang paling fenomenal adalah terkait pernyataanya mengenai Al Maidah ayat 51 di kepulauan seribu pada september 2016. Dalam konteks sosiologis politik, nampaknya cara komunikasi santun jauh lebih diterima warga Jakarta,” kata dia.

Yang keempat tindakan fatal relawan atau simpatisan Ahok-Jarot. Tindakan fatal Ahok atau tim nya menjelang putaran dua saya catat ada pada dua hal, yaitu video kampanye yang mengesankan umat Islam intoleran (lakukan kekerasan) dan operasi bagi-bagi sembako di hari tenang yang dilakukan oleh sekelompok relawan atau simpatisan yang menggunakan simbol baju kotak-kotak. Ini menimbulkan kesan negatif terhadap pasangan Ahok-Jarot yang justru mengurangi elektabilitasnya.

“Empat faktor kekalahan Ahok-Jarot tersebut menjadi pelajaran berharga bagi para politisi. Faktor tidak efektifnya mesin politik dalam bekerja dan performa komunikasi politik calon gubernur yang ekstrim berlawanan dengan kondisi sosiologis masyarakat atau pandangan umum masyarakat adalah faktor utama kekalahan,” tandas pria asal Cirebon suku Jawa tersebut.

(Hartono Harimurti/ CN26 /SM Network)

Analis Ungkap Empat Faktor Penyebab Kekalahan Ahok Reviewed by on . [caption id="attachment_911505" align="alignnone" width="400"] Foto: megapolitan[/caption] JAKARTA, suaramerdeka.com - Ubedilah Badrun, Analis Politik Universit [caption id="attachment_911505" align="alignnone" width="400"] Foto: megapolitan[/caption] JAKARTA, suaramerdeka.com - Ubedilah Badrun, Analis Politik Universit Rating: 0