Minggu , 26 Maret 2017

Home » Suara Banyumas » Ada Rekomendasi, Jumlah Jemaah Umrah Diketahui

Ada Rekomendasi, Jumlah Jemaah Umrah Diketahui

20 Maret 2017 9:44 WIB Category: Suara Banyumas Dikunjungi: kali A+ / A-
Foto: Dakwatuna

Foto: Dakwatuna

PURWOKERTO, suaramerdeka.com – Adanya aturan tentang keharusan mendapatkan rekomendasi dari Kantor Kementerian Agama (Kemenag) kabupaten/kota dalam pembuatan paspor bagi bagi calon jemaah yang akan berangkat umrah atau haji khusus, dinilai memberikan dampak positif terkait sistem administrasi dalam pelaksanaan ibadah umrah maupun haji khusus.

Menurut Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah Kantor Kemenag Kabupaten Banyumas, Amirudin, dengan adanya keharusan bagi calon jemaah umrah atau haji khusus untuk minta surat rekomendasi dari Kemenag dalam proses pembuatan paspor, setidaknya jumlah jemaah yang akan berangkat umrah di masing-masing kabupaten/kota dalam setiap tahunnya akan diketahui dengan pasti.

”Terus terang selama ini kami kesulitan mendata berapa jumlah jemaah umrah yang berangkat ke tanah suci setiap tahun, sebab pada umumnya mereka berangkat umrah dengan menggunakan biro perjalanan umrah atau Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) tanpa harus melapor ke Kemenag. Demikian pula yang berangkat ibadah haji khusus, mereka langsung berangkat melalui Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK),” terang dia.

Dengan adanya kewajiban bagi calon jemaah umrah melalui biro perjalanan umrah maupun penyelenggara ibadah haji khusus untuk minta surat rekomendasi ke kantor Kemenag di masing-masing kabupaten dalam pembuatan paspor, maka jumlah jemaah yang akan berangkat dapat diketahui. ”Sekarang sudah ada beberapa PPIU yang mengajukan rekomendasi ke kami untuk paspornya. Namun rata-rata surat rekomendasi itu belum turun, sebab masih ada sejumlah persyaratan yang belum dipenuhi,” tambah dia.

Sesuai aturan yang baru, dalam pembuatan paspor bagi calon jemaah yang akan berangkat ibadah umrah atau haji khusus harus mendapatkan rekomendasi dari kantor Kementerian (Kemenag) kabupaten/kota. Aturan tersebut tertuang dalam surat edaran dari Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag No:B7001/DJ.II/Hk.00.5/03/2017 tentang penambahan syarat rekomendasi Kepala Kantor Kemenag Kabupaten/Kota bagi pemohon paspor ibadah umrah/haji khusus.

Dia menilai, adanya pengetatan dalam pembuatan paspor bagi calon jemaah ibadah umrah dan haji khusus tersebut untuk mencegah pemohon paspor yang diduga akan menjadi TKI non-prosedural dengan modus operandi tindak kejahatan pidana perdagangan orang, antara lain melalui ibadah umrah.

(Budi Setyawan/H48/CN19/SMNetwork)

Ada Rekomendasi, Jumlah Jemaah Umrah Diketahui Reviewed by on . [caption id="attachment_786344" align="alignnone" width="400"] Foto: Dakwatuna[/caption] PURWOKERTO, suaramerdeka.com - Adanya aturan tentang keharusan mendapat [caption id="attachment_786344" align="alignnone" width="400"] Foto: Dakwatuna[/caption] PURWOKERTO, suaramerdeka.com - Adanya aturan tentang keharusan mendapat Rating: 0