Senin , 1 Mei 2017

Home » Solo Metro » 80 Pembimbing Manasik Haji Se-Jateng Ikuti Sertifiksi Sepekan

80 Pembimbing Manasik Haji Se-Jateng Ikuti Sertifiksi Sepekan

19 Maret 2017 6:57 WIB Category: Solo Metro Dikunjungi: kali A+ / A-
Peserta Sertifikasi Pembimbing Manasik Haji sedang menjalankan pre test dari Tim Assesor UIN Walisongo Semarang. (suaramerdeka.com/Budi Sarmun)

Peserta Sertifikasi Pembimbing Manasik Haji sedang menjalankan pre test dari Tim Assesor UIN Walisongo Semarang. (suaramerdeka.com/Budi Sarmun)

BOYOLALI, suaramerdeka.com - Guna memberikan pembimbingan manasik haji yang berkualitas dan profesional kepada jamaah calon haji (calhaj). Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (LPPKBIH PWM) Jateng bekerja sama dengan Kanwil Kemenag Jateng, dan Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Walisongo Semarang mengadakan sertifikasi kepada 80 orang pembimbing haji se-Jateng.

Pelaksanaan sertifikasi digelar di Asarama Haji Donohudan, Boyolali mulai, Jumat-Kamis (17-23/3) dibuka oleh Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag RI, Abdul Djamil.

Ketua LPPKBIH PWM Jateng, Soeratman HM kepada suaramerdeka.com, Sabtu (18/3) mengatakan, pelaksanaan sertifikasi ini juga mengundang asesor dari pemerintah dan kampus. Peserta sertifikasi berasal dari KBIH-KBIH di Jateng.

“Setelah mengikuti seluruh rangkaian sertifikasi para pembimbing diharapkan bertugas memberikan bimbingan kepada jamaah calhaj di masing-masing KBIH,” terangnya.

Soeratman berharap selama sepekan peserta mengikuti jadwal sertifikasi secara penuh. Materi yang diberikan asesor diharapkan benar-benar dikuasi. Sehingga setelah memiliki bekal tersebut, para pembimbing bisa mengimplementasikan pada saat membimbing calhaj di Tanah Air dan Tanah Suci sesuai dengan rukun haji.

Dikatakan, sertifikasi kali ini memakai standarisasi yang lazim dipakai secara nasional. Lima asesor, lima fasilitator dan 4-5 nara sumber dihadirkan dalam beberapa sesi acara.  Pembimbingan pun dipercepat tiga hari dari syarat sertifikasi yakni 10 hari, dikarenakan seluruh materi dipadatkan.

Soeratman mengimbuhkan hasil dari sertifikasi ini adalah pembimbing bisa mengarahkan calhaj untuk benar-benar melaksanakan rukun dan wajib haji secara benar. “Jangan sampai jamaah haji hanya ikut-ikutan saja menjalankan rukun haji tanpa tahu maknanya,” imbuhnya.

Selain itu pembimbing punya peluang lebih besar mengikuti kegiatan pembimbingan haji setiap penyelenggaraan ibadah haji setiap tahunnya.

(Budi Sarmun S/ CN34/ SM Network)

80 Pembimbing Manasik Haji Se-Jateng Ikuti Sertifiksi Sepekan Reviewed by on . [caption id="attachment_980711" align="alignnone" width="387"] Peserta Sertifikasi Pembimbing Manasik Haji sedang menjalankan pre test dari Tim Assesor UIN Wali [caption id="attachment_980711" align="alignnone" width="387"] Peserta Sertifikasi Pembimbing Manasik Haji sedang menjalankan pre test dari Tim Assesor UIN Wali Rating: 0